ASN Diajak Tanamkan Nilai Kebangkitan Nasional

  • Whatsapp
ASN Diajak Tanamkan Nilai Kebangkitan Nasional

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Perjalanan bangsa Indonesia sudah sampai pada era tantangan dari dinamika perubahan dan sinergi. Indonesia telah melewati era baru dimulai dengan perhelatan pesta demokrasi akbar yang puncaknya dilantiknya Presiden ketujuh Indonesia, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Hal tersebut dikemukakan Asisten Administrasi Umum, Djamila saat menyampaikan sambutan seragam Hari Kebangkitan Nasional yang berlangsung di lapangan upacara kantor Gubernur Sulbar, Senin 22 Mei. Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-109 tahun ini mengangkat tema pemerataan pembangunan yang berkeadilan sebagai wujud kebangkitan nasional.

Bacaan Lainnya

Disampaikan, bahwa visi pemerintahan Jokowi-JK saat ini, adalah terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong. Tidak hanya itu, akan diwujudkan melalui sembilan agenda strategis yang disebut Nawacita.

“Saya ingin mengajak, mari kita tanamkan dan terapkan nilai-nilai kebangkitan nasional dengan sungguh- sungguh dengan hati yang ikhlas, sehingga dapat kita jadikan pondasi yang kuat dalam membangun bangsa ini serta menyelesaikan berbagai penyelesaian berbagai permasalahan bangsa yang akan dihadapi,” kata Djamila.

Ia juga menyampaikan, pembangunan karakter bangsa memiliki urgensi yang sangat luas dan bersifat multi dimensional dan multi aspek, karena mencakup dimensi-dimensi kebangsaan, dan multi aspek karena mencakup potensi-potensi keunggulan bangsa. Oleh sebab itu, pembangunan karakter bangsa setidaknya diarahkan pada empat tataran besar, yaitu, pertama, untuk menjaga jati diri bangsa, kedua, untuk menjaga keutuhan NKRI, ketiga, untuk membentuk masyarakat yang berakhlak mulia , dan keempat , untuk membentuk bangsa yang maju, mandiri, dan malaqbi’.

“Pembangunan karakter bangsa beberapa urgensi, yaitu, pertama karakter yang sangat esensial, artinya hilangnya karakter akan menyebabkan hilangnya generasi penerus, kedua, karakter sebagai kemudi sehingga bangsa ini tidak terombang ambing, ketiga karakter tidak datang dengan sendirinya tetapi harus dibangun dan dibentuk agar kita menjadi bangsa yang malaqbi,” kata Djamila.
Upacara tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum, Djamila , staf ahli, para pimpinan OPD, pejabat eselon III, pejabat eselon IV, lingkup Pemprov Sulbar. (hms/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *