BLHK Libatkan Petugas Kebersihan di OPD

  • Whatsapp
BLHK Libatkan Petugas Kebersihan di OPD

sulbarexpress.fajar.co.id, MAJENE – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (BLHK) Majene terus memantapkan program Majene Mapaccing di daerah ini.

BLHK menggelar pelatihan pengelolaan sampah bagi petugas kebersihan, di Cafe Dia’z Dato. Kegiatan ini melibatkan para petugas kebersihan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene, Kamis 11 Mei.

Dihadapan sejumlah petugas kebersihan, Kepala BLHK Majene Djazuli Muchtar mengaku, akan terus berupaya memaksimalkan kinerja petugas agar mampu mengatasi kebersihan lingkungan.

“Para peserta ini memperoleh kesempatan untuk belajar dan mempraktikkan secara langsung pengelolaan sampah rumah tangga menjadi barang yang bernilai ekonomis,” tutur Djazuli.

Ia menjelaskan, ada beberapa kegiatan mendaur ulang sampah dimulai dari pembuatan kompos dari limbah dapur, pembuatan kerajinan tangan dari plastik bekas kemasan, serta pembuatan kertas daur ulang, atau yang disebut dengan TPS-3R.

“Program ini mengacu pada peraturan pemerintah nomor 81 tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. Kegiatan ini pula mendukung program Majene Mapaccing, untuk mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan sehat,” terangnya.

Kesempatan sama Kabid Kebersiahn DLHK Majene Ali Azur mengatakan, pelatihan tersebut juga mengurangi sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) dan memanfaatkan sampah di rumah.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memberikan bekal keterampilan kepada para peserta, agar sampah dapat diolah kembali menjadi bahan yang berguna dan memiliki nilai ekonomi tinggi dan tentunya memberikan nilai tambah untuk kita semua,” tutur Ali Azur.

Ia menambahkan, sampah merupakan salah satu permasalahan utama di bidang lingkungan hidup, pada dasarnya aktivitas manusia dalam kesehariannya tidak lepas dari produksi sampah.

“Sampah sebenarnya tidak menjadi sumber masalah, apabila dikelola dengan baik, karena mempunyai nilai ekonomis yang dapat mendatangkan keuntungan,” urai mantan Kabid Cipta Karya Dinas PU Majene itu.(hfd/smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *