Jalan Tamengundur Ditanami Pisang

  • Whatsapp
Jalan Tamengundur Ditanami Pisang

sulbarexpress.fajar.co.id, POLEWALI – Warga Jalan Tamengundur Kelurahan Lantora Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar dikagetkan dengan adanya pohon pisang di tengah jalan.

Tidak diketahui secara pasti motif aksi penanaman pisang di tengah jalan, namun dari keterangan warga setempat, diperoleh informasi kalau aksi itu dilakukan pada Senin 22 Mei dini hari saat orang terlelap tidur. Ia menilai aksi itu sebagai bentuk protes kepada pemerintah agar segera melakukan perbaikan. Apalagi terlihat jelas kondisi jalan tersebut berlubang dengan kedalaman bervariasi dan tersebar disepanjang jalan.

Bacaan Lainnya

Kepala Lingkungan Lantora Timur Rahmatia Sofyan yang ditemui dilokasi, Selasa 23 Mei mengaku telah mengusulkan perbaikan jalan pada Musrenbang beberapa waktu lalu. Bahkan diakuinya, jalan itu masuk prioritas utama pembangunan tahun ini.

“Sudah diusulkan ini, tinggal menunggu saja waktu pengerjaannya, kemungkinan bulan Juni, apalagi ini masuk prioritas utama pembangunan jalan di Polman,” katanya.

Ia mengatakan, hanya orang iseng saja yang sengaja melakukan penanaman pohon pisang di tengah jalan, apalagi dilakukan pada malam hari saat sepi.

“Pada batang pisang yang ditanam itu juga ditulisi ‘tanah ini mau dijual’. Memangnya tanahnya mau dia jual, ini jalan pemerintah yang punya,” ujar Rahmatia kesal.

Rahmatia juga menegaskan kalau dirinya bersama warga sering melakukan kerja bakti di lokasi itu, termasuk dengan aparat Pemkab yang dipimpin langsung oleh Bupati Polman.

“Bupati saat kerja bakti juga sudah sampaikan kepada kami, kalau jalan ini akan diselesaikan tahun ini,” ujarnya

Sementara seorang warga disekitar lokasi yang ditemui mengatakan perbaikan jalan itu memang sudah harus dilakukan mengingat jalan tersebut merupakan akses alternatif saat ada kegiatan besar di pusat kota Polewali. Ia menuturkan, jalan sepanjang lebih kurang 400 meter itu sudah setahun lebih mengalami kerusakan akibat faktor cuaca.

“Jalan ini memang perlu menjadi perhatian pemerintah, karena merupakan alternatif kendaraan disaat ada kegiatan di pusat kota. Lagipula kendaraan seperti mobil truk pengangkut material juga sering melewati jalan ini,” katanya

Ia juga mengatakan, adanya pohon pisang yang ditanam warga ditengah jalan belum dapat dipastikan sebagai aksi protes warga, karena dilakukan pada malam hari saat orang tertidur sehingga tidak diketahui siapa warga yang melakukan.

“Saya juga heran saat bangun sudah banyak orang berkumpul, ternyata ada pohon pisang dipasang berdiri di tengah jalan, tapi tidak tahu siapa yang melakukan,” ujarnya

Terpisah Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Polman, Husain Ismail saat dihubungi mengatakan, pekerjaan jalan yang berada di Lantora timur itu akan dikerjakan bersamaan dengan jalan disamping kantor DPRD Polman. Ia meminta masyarakat bersabar karena telah masuk dalam daftar pekerjaan.
“Kami minta masyarakat bersabar karena jalan itu sudah masuk dalam daftar pekerjaan, dan inshaAllah tahun ini akan kita kerjakan mulai dari simpang pertigaan jalan masuk ke Tammengundur hingga ke dalam sejauh 800 meter,” kata Husain. (ali/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *