Pilgub Sulbar, DPRD Tetapkan ABM-ENNY Sebagai Pemenang

  • Whatsapp
Pilgub Sulbar, DPRD Tetapkan ABM-ENNY Sebagai Pemenang

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – DPRD Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan rapat paripurna istimewa menetapkan pemenang Pilkada 2017, Rabu 3 Mei.

Acara tersebut dipimpin Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangarra, didampingi Wakil Ketua DPRD Munandar Wijaya. Hadir Sekretaris Provinsi Ismail Zainuddin, Ketua KPU Sulbar Usman Suhuriah, Bupati Mamuju Tengah Aras Tammauni, Komisioner Bawaslu Sulbar, dan para tamu undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

“Kita sepakat Pilgub Sulbar sudah selesai, paslon sudah ada yang ditetapkan, ibarat sinetron ini sudah tamat dan kita buka lembaran baru,” kata Andi Mappangara.

“Kita akan mendukung paslon terpilih dalam menjalankan roda pemerintahan dan saya juga mengimbau kepada masyarakat bahwa mari kita saling bahu-membahu ataupun bersatu untuk mendukung sepenuhnya pemerintahan yang baru,” ungkap Andi Mappangara.

Sebagai ketua DPRD, sambung Andi Mappangara, pihaknya akan memberikan dukungan penuh kepada pasangan ABM-Enny sebagai pemenag pilkada Sulbar tahun 2017.

“DPRD merupakan lembaga seperti kita ketahui didalamnya terdapat kumpulan partai politik, tapi berbicara tentang pemerintahan itu tidak boleh lagi ada pengkotak-kotakan. Kita akan menjadi mitra yang baik dan harmonis untuk pembangunan Sulbar kedepannya, olehnya itu kembali saya sampaikan mari kita bersatu untuk membangun Sulbar kedepan,” kata Andi Mapangara.

Untuk diketahui, keputusan DPRD Sulbar menetapkan pasangan ABM-Enny sebagai pemenang pilgub Sulbar berdasarkan surat keputusan Mahkamah Konstitusi RI No:13/Php, Gub-XV2017 tentang perselisihan hasil pilgub sulbar tahun 2017.

Juga berdasarkan surat keputusan KPU Sulbar terkait penetapan hasil rekapitulasi suara nomor : 05/KPTS/KPU-prov-033/2017, tertuang dalam berita acara nomor : 34/BA/IV/2017 pada rapat pleno terbuka KPU Provinsi Sulbar pada 27 April 2017.

“Saya harap kondisi Sulbar tetap berjalan dan kembali normal seperti biasa. Jangan terjadi kelompok-kelompok dalam masyarakat setelah keputusan ini,” kata Sekprov Ismail.

“Dalam perbedaan pilahan yang pernah ada merupakan hal yang biasa. Namun jangan menyebabkan keluarga menjadi tercerai-berai, mari saling merangkul untuk membangun Sulbar,” ucap Ismail.

Ia juga menambahkan bahwa dalam membangun Sulbar dibutuhkan kerja keras dari berbagai pihak dan tentunya ini merupakan tanggung jawab bersama bagi semua elemen.

“Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam kehidupan berdemokrasi, kemenangan gubernur dan wakil gubernur terpilih periode tahun 2017-2022 adalah kemenangan bersama,” tuturnya. (hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *