Telkom Bantu Atlet Sulbar

  • Whatsapp
Telkom Bantu Atlet Sulbar

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Telkom Wilayah Sulawesi Selatan Barat (Sulselbar) ikut menyukseskan gerakan revolusi mental yang telah digagas pemerintah. Langkah ini sudah sejalan dengan intruksi Kementerian BUMN.

Salah satu upaya yang dilakukan Telkom adalah memberikan bantuan pembinaan kepada enam atlet berprestasi Sulbar yang dilaksanakan di d’Maleo Hotel & Convention Mamuju, Senin 8 Mei.

Bacaan Lainnya

General Maneger Wilayah Telkom SulselBar, Sukwan Viperis Thayeb, mengatakan bahwa bantuan pembinaan diberikan merupakan salah satu program Kementerian BUMN yang sudah di launching pada saat peresmian Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) Provinsi Sulbar.

“Ini merupakan kelanjutannya dimana waktu itu pak gubernur minta kick off BUMN untuk negeri, sehingga kita respon positif dengan melaksanakan kegiatan ini. Apalagi kegiatan tersebut kita diminta oleh Kementerian BUMN untuk dipusatkan di Sulbar, sehingga ini kesempatan buat kita untuk mengangkat nama Sulbar,” kata Sukwan.

“Kegiatan kita ada 14 program, salah satunya adalah pembinaan alumni atlet dan kita memilih malalui Dinas Pemuda dan Olahraga Sulbar,” terang Sukwan.

Ia menambahkan, adapun tahap seleksi yang dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga melalui persyaratan yang diberikan oleh pihak Telkom.

“Mereka menyeleksi berdasarkan kriteria yang kita berikan antara lain atlet secara ekonomi perlu dibantu dan atlet tersebut pernah berprestasi nasional, artinya dia ikut Kejurnas atau PON Nasional dan mendapat medali,” tuturnya.

“Kita minta ada enam alumni atlet, diantaranya dua dari Majene, Polman tidak ada yang diusulkan dan masing-masing kabupaten lain satu orang,” beber Sukwan.

Pihak Telkom memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhannya sehari-hari sehingga bantuan tersebut bermanfaat bagi para alumni atlet.

“Hari ini (red) kita ketemu enam atlet untuk kita gali apa pekerjaan sehariannya, sehingga bantuan yang kita berikan tepat sasaran. Misalnya dia butuh modal usaha yang dijalaninya kita bantu modal begitupun yang lainnya,” tambahnya.

“Jadi bukan kemauan kita, tapi kemauan mereka dan nantinya kita akan berikan bantuan tersebut akan dilakukan secara simbolis pada bulan Agustus mendatang,” ungkap Sukwan.

Ia menambahkan, kegiatan dalam bantuan pembinaan akan terus berkelanjutan apabila monitoringnya dalam penggunaan bantuan bermanfaat pada penerima.

“Kita lihat efektif tidak penggunaannya, nah itu yang akan kita laporkan ke Kementerian BUMN melalui monitoring kita, sehingga kegiatan ini berlanjut setiap tahun,” imbuhnya.

“Kita berharap kegiatan ini akan terus menerus berlanjut dan selalu ada evaluasi perbaikan yang akan dilakukan setiap pemberian bantuan,” tandas Sukwan. (hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *