WuBI Ujung Tombak Pembangunan Ekonomi

  • Whatsapp
WuBI Ujung Tombak Pembangunan Ekonomi

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan pelatihan dan seleksi Wirausaha Baru Indonesia (WuBI). Agenda yang berlangsung sejak 3 hingga 8 Mei menjadi ujung tombak pengembangan ekonomi daerah.

Kepala KPw BI Sulbar, Dadal Angkoro, mengatakan peran WuBI sangat vital untuk menjaga hingga mendorong pembangunan ekonomi. Sebab pemberdayaan WuBI bisa menjaga inflasi agar tetap aman.

Bacaan Lainnya

“Kita bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi melalui wirausaha baru atau UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sehingga semakin banyak pelaku, maka pertumbuhan ekonomi kita bisa meningkat,” kata Dadal.

“Semakin banyak kita menciptakan UMKM yang tangguh, maka ekonomi kita akan terus tumbuh,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan bahwa banyak permasalahan yang terjadi kepada UMKM yang dirasakan selama ini.

“Rata-rata pelaku wirausaha atau UMKM itu masalah utamanya ada pada modal usaha, karena rata-rata pelaku UMKM tidak bisa masuk dalam sistem perbankan untuk mendapatkan pembiayaan, sehingga kita akan bantu itu baik dari segi modal, alat dan cara pengelolaan,” tuturnya.

“Hal ini yang kita coba untuk membantu para pelaku UMKM. Juga sebagai bentuk amanah yang diberikan oleh Penjabat Gubernur Sulbar kepada KPw BI memimpin Gerakan Indonesia Mandiri untuk mengubah pola pikir para UMKM, sehingga ini yang kita lakukan saat ini,” terang Dadal.

Selain itu, Dadal Angkoro juga menyampaikan bahwa para pelaku WuBI atau UMKM tersebut akan terus dipantau dan dievaluasi agar sasaran pengembangan ekonomi bisa tercapai. “Kita ingin para UMKM yang masuk dalam binaan kita menjadi Kopasusnya UMKM. Kita berharap mereka akan menjadi ujung tombak UMKM kedepannya,” harap Dadal.

“Ilmu yang mereka dapatkan nantinya bisa diterapkan pada pelaku UMKM regenerasi mereka nantinya saat sudah sukses dalam menjalankan bisnis masing-masing,” tambahnya.

Untuk diketahui, WuBI merupakan program baru yang ada di Sulbar dan akan menjadi ujung tombak pengembangan UMKM serta para pelaku wirausaha untuk peningkatan perekonomian Sulbar.

“Ini program baru kita laksanakan tahun ini, inshaAllah akan terus berkesinambungan, kita akan terus menciptakan virus yang positif bagi kalangan pengusaha, tapi layaknya perusahaan kita akan terus monitor mereka,” urai Dadal.

“Selam pelatihan beberapa hari ini kita memberikan pemahaman dan pelatihan mengubah cara berpikir mereka. Sehingga ada 15 orang yang kita pilih akan diberikan ilmu UMKM kedepannya, karena yang kita lihat adalah bagaimana nilai juangnya maupun kejujurannya dalam berwirausaha,” tandas Dadal. (hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *