Budayakan Permainan Rakyat, Manakarra Local Wisdom Digelar

  • Whatsapp
Budayakan Permainan Rakyat, Manakarra Local Wisdom Digelar

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU — Permainan-permainan lokal kian tergerus zaman, dikarenakan pesatnya teknologi seperti gadget yang kini digemari para generasi muda. Padahal disetiap permainan tersebut tersimpan sisi positif utamanya adalah rasa tanggung jawab dan bersosialisasi.

Oleh karna itu, Pemerintah Kabupaten Mamuju dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju bersama komunitas Jalan-jalan Ner selaku event organizer mengadakan kegiatan bertajuk Manakarra Local Wisdom yang diselenggarakan di kompleks Rumah Adat Mamuju. Acara ini digelar dalam rangka menyambut Hari Jadi Mamuju ke-477 tahun, Rabu 12 Juli.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Priwisata dan Kebudayaan Mamuju, Sahari Bulan mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut sengaja diagendakan untuk mengingatkan kepada generasi muda bahwa terdapat banyak hal-hal menarik dari permainan rakyat dibanding permainan yang modern.

“Hal ini merupakan pelestarian budaya dari kami selaku pemerintah, karena banyak sisi positif yang dapat kita petik, seperti rasa kerjasama. Ada banyak sekali permainan rakyat yang kita tampilkan dan ini kita perlombakan ditingkat pelajar serta umum,” ucap sahari Bulan.

Adapun permainan-permainan yang ditampilkan diantaranya karacang, kasti, balap ban, bom, egrang, tali dan lainnya. Pelaksanaan manakarra Local Wisdom sendiri diselenggarakan hingga tanggal 14 Juli sebagai tahap akhir dan pengumuman pemenang lomba.

Selain menyajikan permainan rakyat, ajang Manakarra Local Wisdom juga menyajikan kompetisi tarung foto dimana para peserta diwajibkan mengambil gambar foto alam dan destinasi wisata Mamuju serta seni budaya yang ada di Mamuju.

Sahari Bulan mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja mengkonsep tarung foto tersebut sebagai ajang untuk mempromosikan destinasi-destinasi wisata yang ada di Mamuju.

“Jadi konsep tarung foto ini kita bagi jadi dua yaitu bertema budaya dengan salah satu spot Masssossor Manurung dan juga tema alam dengan destinasi wisata yang ada di Mamuju. Kami menargetkan sekitar 30 karya foto yang akan diseleksi oleh 3 dewan juri untuk dijadikan pemenang,” imbuhnya.

Hasil dari tarung foto tersebut sebanyak 20 karya telah dipajang di gedung museum Mamuju, dan juga 20 karya lomba instagram juga sedang dalam proses penilaian dengan mencantumkan hastag manakarra Local Wisdom.

Ketua DPRD Mamuju, Siti Suraidah Suhardi sangat mengapresiasi akan adanya Manakarra Local Wisdom tersebut, ia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi generasi muda Mamuju.

“Disamping permainannya murah meriah, kita juga dapat berinteraksi dengan satu sama lain dengan permainan itu, sehingga kebudayaan tetap terjaga dengan baik,” ungkap Suraidah.

Sementara itu Wakil Bupati Mamuju Irwan SP Pababari mengungkapkan bahwa event Manakarra Local Wisdom sebagai ajang penggabungan antara nuansa modern dengan tradisional.

“Jadi adanya permainan-permainan rakyat ini juga kompetisi fotografi sesungguhnya menyajikan hal bahwa aspek tradisional dapat digabungkan dengan aspek modern sehingga saya rasa sangat baik untuk para generasi muda kita kedepan,” tandas Irwan. (bal/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *