Cabor Petanque Sulbar Terbentuk

  • Whatsapp
Cabor Petanque Sulbar Terbentuk

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) resmi menjadi pendatang baru dalam dunia olahraga di Sulawesi Barat. Ditandai dengan proses pelantikan pengurus FOPI Sulbar, Sabtu 22 Juli lalu.

Pelantikan FOPI Sulbar juga dibarengi dengan pelantikan pengurus pada empat kabupaten yang keseluruhannya terdiri dari 155 anggota. Ketua Umum FOPI Pusat, Caca Isa Saleh mengatakan bahwa, pelantikan dan pembentukan pengurus cabor ini terus digencarkan di semua provinsi yang ada di Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Sulbar adalah provinsi ke 22 membentuk pengurus. Kalau untuk di Pulau Sulawesi, tersisa di Gorontalo saja,” kata Caca.

“Kedepannya kita harap cabor Pentaque Sulbar menyiapkan atlet untuk menjadi kebanggaan Sulbar maupun Indonesia,” harap Caca.

Sedangkan, Ketua FOPI Sulbar Herly Said menambahkan, dirintisnya FOPI Sulbar telah menambah cabor di Sulbar. Selanjutnya akan melakukan pembenahan dan perlengkapan struktur maupun menyiapkan segala administrasi agar bisa menjadi bagian dari KONI Sulbar.
“Selain itu, kita lengkapi atlet untuk siap dilakukan pembinaan di Jakarta,” tuturnya.

“Kita saat ini 155 pengurus FOPI Sulbar dari enam kabupaten tinggal dua kabupaten lagi yaitu Mamasa dan Matra. Sebenarnya pengurusnya sudah lengkap jadi tinggal dilantik nantinya,” beber Herly.

Herly menambahkan bahwa kedepannya akan terus menyosialisasikan pentaque agar masyarakat maupun pelajar bisa mengenal lebih dalam lagi tentang olahraga ini.

“Sarana dan prasarana yang digunakan pada cabor ini relatif murah. Sebab kita berharap cabor yang membutuhkan lapangan berukuran 4 x 15 persegi ini dapat mengejar event kejuaraan mahasiswa di Makassar Oktober mendatang. Bahkan kita menargetkan untuk ikut serta dalam Sea Games 2018,” paparnya.

Selain itu, Sekretaris UmummKomite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulbar, Hasrat Lukman menjelaskan, cabor di Sulbar terus bertambah dan terdaftar dalam KONI. Sehingga lebih banyak peluang kejuaraan guna mendorong citra KONI kedepabn.

Khusus untuk FOPI Sulbar, dia menjelaskan, FOPI yang telah membentuk pengurus pada empat kabupaten ini telah memenuhi syarat.

“Sudah melebihi setengah dari kabupaten yang ada di Sulbar, Tinggal kita menunggu kelengkapan administrasi untuk menyatakan Cabor ini resmi terdaftar di KONI,” terangnya.

“Saat ini cabor yang sudah terdaftar di Koni terdiri 34 cabor. Dengan masuknya FOPI maka sudah tercatat sebagai cabor ke-35. Kami menyarankan, yang harus dipersiapkan FOPI untuk mengikuti sejumlah kompetisi di daerah adalah mempersiapkan pelatihan teknis agar aturan permainan jenis baru ini dapat diketahui masyarakat luas,” tandasnya.

*Tentang Petanque

Meski tergolong olah raga baru di Indonesia, petanque sebenarnya termasuk olah raga yang sudah punya nama di dunia. Pada pesta olahraga Sea Games Petanque sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.

Ketua FOPI Pusat Caca Isa Saleh menjelaskan, cabor asal negara Prancis tahun 1907 ini adalah suatu bentuk permainan boules yang tujuannya melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola kayu yang disebut cochonnet dan kaki harus berada di lingkaran kecil.

Permainan ini biasa dimainkan di tanah keras atau minyak, tapi juga dapat dimainkan di rerumputan, pasir atau permukaan tanah lain. Kejuaraan Dunia pertama diselenggarakan pada tahun 1959. Kejuaraan paling baru diadakan di Faro (2000), Monako (2001), Grenoble (2002, 2004 dan 2006), Jenewa (2003), Brussels (2005), dan Pattaya / Thailand (2007).

Lima puluh dua tim dari 50 negara berpartisipasi dalam 2007. Di ajang SEA Games, petanque pertama kali dipertandingkan pada SEA Games 2001 di Kuala Lumpur, Malaysia. Namun, Indonesia baru memutuskan menerjunkan timnya ke cabang olah raga ini pada SEA Games 2011, saat digelar di Indonesia. (hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *