SDK-ABM Bertemu di Ruang Kerja Gubernur, Sepakat Bergandengan Bangun Daerah

  • Whatsapp
SDK-ABM Bertemu di Ruang Kerja Gubernur, Sepakat Bergandengan Bangun Daerah

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Tidak ada lawan abadi. Begitulah gambaran untuk kondisi politik di tanah Mandar.

Sikap ini telah ditunjukan oleh kedua putra terbaik Sulbar yang belakangan ini bersaing meriah simpati rakyat dalam pesta demokrasi tahun 2017.

Bacaan Lainnya

Keduanya adalah Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM) dan Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar yang juga mantan calon Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK). Mereka bertatap muka di ruang kerja Gubernur, Rabu 4 Juli. Hadir pula Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangara.

Saat dikonfirmasi Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan, pertemuannya dengan Suhardi Duka adalah silaturahmi antara dua sahabat lama.

“Kami sepakat, bersama-sama menginginkan dan mengimbau agar masyarakat Sulbar meninggalkan memori pertentangan saat pilgub kemarin, mari bersama bangun Sulbar,” kata ABM.

Atas kunjungan sahabatnya itu (SDK), ABM merasa sangat senang karena bersama-sama memiliki atensi untuk menyukseskan jalannya pemerintahan di Sulbar.

Suhardi Duka saat dikonfirmasi juga menyatakan hal yang sama. Ia menjelaskan tujuan utama kedatanganya di ruang kerja Gubernur adalah membangun silaturahmi dengan pemerintah daerah.

“Saya menemui pak Gubernur untuk saling bersilaturahmi dan saya juga akan memberi jaminan bahwa Partai Demokrat tidak akan menjadi oposisi dan juga bukan koalisi,” tuturnya.

“Tetapi kita Partai Demokrat memberikan dukungan kepada Gubernur untuk melaksanakan visi dan misi dalam membangun Sulbar, dan beliau (Gubernur, red) juga berharap demikian,” ungkap SDK.

Selain itu, mantan bupati Mamuju dua periode ini menuturkan bahwa Partai Demokrat tentunya tetap akan memberi kritik terhadap pembangunan Gubernur. “Kritik juga dibutuhkan dan Pak ABM maklum,” bebernya.

“Beliau (Gubernur,red) mengatakan bagus itu program dan mau APBD Sulbar harus ada yang kelihatan, bukan hanya APBN. Beliau juga sarankan ke saya agar tetap bergerak, tetap berkegiatan agar tetap sehat, saya katakan insyaAllah saya jadi petani kembali dan juga pengusaha,” papar SDK.

SDK juga menyampaikan bahwa saat gubernur meminta pandangan terkait kondisi internal Pemprov, dirinya berpendapat, bahwa dengan kondisi pemerintahan yang baru, tentu belum bisa dilihat. Tapi ia percaya kedepannya pemerintahan akan berjalan tenang, dan penuh optimisme.

Pembicaraan lain dalam pertemuan tertutup itu, SDK bersama ABM membahas kenangan saat masing-masing masih menjabat bupati. Selain itu juga saling menyinggung soal strategi politik saat pilgub 2017.

“Saya akui kalah strategi, pak Gubernur (ABM, red) yang menang. I lost it yesterday election, but i hope find i win elswhere (Saya kalah kemarin, tapi saya harap menemukan kemenangan di tempat lain, red),” tandasnya. (hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *