Aksi Solidaritas Aktivis Demo di Mapolda

  • Whatsapp
Aksi Solidaritas Aktivis Demo di Mapolda

MAMUJU, sulbarexpress.fajar.co.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Aktivis Sulbar melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sulbar, Kamis 24 Agustus.

Mereka menuntut pihak kepolisian untuk melakukan penangguhan penahanan atas Ketua Ipmapus Cabang Mamuju Muhamad Ahyar, tersangka pemukulan oknum Satpol PP di kantor DPRD Sulbar beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Korlap, Herlin menilai, hukuman yang diberikan kepada Ahyar dan mahasiswa lainnya menunjukkan keberpihakan. Alasannya, pihak Reskrim Polres Mamuju tidak menanggapi upaya penangguhan yang dilakukan aliansi solidaritas aktivis Sulbar yang melakukan komunikasi persuasif selama sepuluh hari.

“Kami tidak ditanggapi, apakah kami tidak punya hak untuk meminta penangguhan hukuman atas teman kami?” kata Herlin, Kamis 24 Agustus.

“Saat ini yang dialami saudara kami Muh Anyar salah satu aktivis mahasiswa asal Sulawesi Barat masih berada dalam penjara akibat adanya upaya intervensi dan pembumkaman serta intervensi terhadap aktivis,” Ucap Herlin.

Ia juga memepertanyakan ada apa dibalik penanganan pihak Polres sampai Ahyar ditempatkan di Lapas Polman. Dia menduga ada oknum tertentu yang mengintervensi proses hukum di kepolisian.

Menanggapi aksi tersebut, Kabid Humas Polda Sulbar AKPB Mashura Mappeare, mengarahkan agar pihak pembelaan terhadap Ahyar diselesaikan secara prosedural, yaitu melalui surat penangguhan.

“Silahkan mengajukan surat penangguhan penanganan. Kami di Polda akan menindaklanjuti,” katanya.

Mashura juga menambahkan tidak ada intervensi dari luar terhadap kasus ini. Adapun pemindahan Ahyar ke Lapas Polman disebabkan Rutan kelas II B Mamuju sudah penuh. Selain itu, dari tiga orang yang sudah ditahan, Ahyar merupakan penahanan terakhir, sehingga dialihkan ke Lapas.
“Ahyar saat ini ditahan atas kasus pemukulan terhadap Satpol PP terjadi beberapa pekan lalu di DPRD Sulbar. Ahyar juga diketahui adalah kordinator atas gerakan aksi pada saat itu,” tandasnya. (hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *