BPOM: Jangan Gunakan Bahan Berbahaya

  • Whatsapp
BPOM: Jangan Gunakan Bahan Berbahaya

MAMUJU, sulbarexpress.fajar.co.id – Penggunaan zat kimia pada bahan makanan yang beredar di pasar membuat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) gencar melakukan sosialisasi.

Dalam sosialisasi yang berlangsung pada Minggu, 27 Agustus. BPOM bersama Dinas Perdagangan serta Dinas Kelautan dan Perikanan Mamuju, melakukan pengecekan terhadap hasil laut yang dijual di pasar Sentral Mamuju.

Bacaan Lainnya

Dari hasil pantauan, pihak BPOM bersama beberapa instansi tersebut ada beberapa temuan ikan yang diindikasikan menggunakan formalin dan juga pewarna makanan.

Kepala Seksi (Kasi) Pengujian Pangan Bahan Berbahaya dan Mikro Biologi, BPOM Mamuju, Bahriah mengungkapkan apapun bahan tambahan yang digunakan pada hasil perikanan dan kelautan akan menimbulkan efek negatif jika dikomsumsi.

“Apapun bahan kimia tambahan, peruntukannya tidak bisa digunakan pada bahan makanan. Khusus pewarna makanan, dampak negatifnya dalam jangka panjang,” ungkap Bahria.

Sayangnya dalam memantau bahan makanan tersebut, pihak BPOM tidak menyita bahan makanan yang terindikasi menggunakan bahan kimia tersebut. Sebab kegiatan itu hanya berbentuk sosialisasi. Nantinya pihak BPOM akan melakukan inspeksi mendadak terkait hal tersebut untuk melakukan tindakan lebih tegas.

Sekretaris Dinas perdagangan Mamuju, St Sutinah Suhardi mengatakan, bagi pedagang yang diketahui menggunakan zat berbahaya akan diberikan teguran dan pendekatan secara persuasif, agar kebiasaan buruk itu tidak lagi terjadi.

“Kalau ada yang kedapatan, kami tidak ambil dagangannya. Kami tegur dulu,” ungkapnya.

Namun, jika dalam pemeriksaan berikutnya, masih juga ditemukan ada pedagang yang menjajakan ikan berformalin, Sutinah berjanji akan mencabut izin operasional mereka untuk menghindari terjadinya gangguan kesehatan masyarakat dalam jangka pendek maupun panjang.

“Kita cuma sosialisasikan. Tapi toh kalau masih ada pedagang yang membandel, kami akan akan beri sanksi tegas,” tandas Sutinah. (bal/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *