Damkar tak Layak Operasi, DPRD: Bahan Kajian Penyusunan Program Kerja

  • Whatsapp
Damkar tak Layak Operasi, DPRD: Bahan Kajian Penyusunan Program Kerja

sulbarexpressMAMUJU – Sejumlah kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkab Mamuju sudah tak layak digunakan. Buktinya beberapa hari lalu mobil Damkar mengalami kerusakan saat melaksanakan tugas.

Wakil Ketua DPRD Mamuju, Sugianto mengungkapkan hal tersebut akan menjadi bahan kajian di DPRD untuk menyusun usulan program-program prioritas yang akan dikerjakan pemerintah Mamuju kedepan.

Bacaan Lainnya

“Ini akan menjadi atensi bagi kita, sebagai bahan kajian penyusunan program kerja dengan para OPD kedepan,” ungkap Sugianto, Senin 31 Juli.

Terkait proses penyusunan KUA PPAS yang diagendakan akan dibahas bersama anggota DPRD pada bulan Agustus nanti. Sugianto belum bisa memastikan apakah pengadaan mobil Damkar baru akan di masukkan atau tidak.

“Belum akan dimasukkan sebab APBD kita tahun ini terbatas, ditambah harga 1 unit mobil Damkar baru terbilang cukup mahal. Namun kedepan akan kita bahas bersama untuk mencari jalan keluarnya,” tambahnya.

Ditambahkan pula apakah nantinya program prioritas tersebut akan ditujukan untuk pengadaan mobil damkar, mobil kebersihan atau mobil ambulans, akan terlebih dahulu dilakukan pengkajian bersama.

Terpisah, Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Basit sebelumnya mengungkapkan bahwa beberapa armadanya sudah tua dan tidak beroperasi dengan baik. Namun Basit tidak berdaya lantaran belum ada anggaran untuk pengadaan armada baru.

“Rata-rata mobilnya sudah tua. Jadi kadang beroperasi dengan baik, kadang juga rusak,” tandas Basit. (bal/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *