Kehumasan Diharap Tingkatkan Kinerja

  • Whatsapp
Kehumasan Diharap Tingkatkan Kinerja

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Humas dan Protokoler melaksanakan kegiatan sosialisasi peningkatan pemahaman pejabat pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) lingkup Pemprov Sulbar, Rabu 9 Agustus.

Acara tersebut dihadiri kurang lebih 40 peserta dari perwakilan OPD lingkup Pemprov Sulbar dengan menghadirkan narasumbar diantaranya Agus Dwi Muhanan, Kasi Pelayanan Informasi Publik Dinas Kominfo Jawa Timur, membahas tentang eksistensi PPID Badan Publik.

Bacaan Lainnya

Materi yang kedua, penyelesaian sengketa informasi pada Komisi Informasi, dipaparkan oleh Rahmat Idrus selaku Ketua KI Sulbar, dan untuk materi yang terakhir, peranan Ombudsman dalam penanganan informasi dan pengaduan publik, dipaparkan oleh Kepala Perwakilan Ombudsman Sulbar, Lukman Umar.

Kabag Humas Pemprov Sulbar, Irfan, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi PPID diadakan dalam rangka menindaklanjuti UU No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik dan peraturan Mendagri nomor 3 tahun 2017 tentang pengelolaan informasi dan dokumentasi.

“Ini juga menindaklanjuti Peraturan Gubernur 34 tahun 2016 tentang pengaturan informasi di lingkup Pemprov Sulbar. Sehingga pelaksanaan ini dilakukan yang merupakan bagian ciri-ciri demokrasi di lingkup pemprov,” kata Irfan.

“Maka dasar itulah kita laksanakan sosialisasi PPID lingkup pemprov dan kita akan terus berupaya memahami dan menjalankan secara tekhnis dalam pengelolaan informasi dan dokumentasi,” ucap Irfan.

Sekprov Sulbar, Ismail Zainuddin menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi PPID yang diadakan oleh Humas dan Protokoler Pemprov Sulbar diharap mampu meningkatkan kinerjanya.
“Kita ingin melalu kegiatan ini bidang kehumasan dilingkup Pemprov mampu mengelola informasi dan data dengan baik kedepannya,” tuturnya.

“Kita ingin setiap pejabat dilingkup Pemprov saat ditanya informasi data maka harus diketahui, apa lagi dia sebagai penentu kebijakan di lingkup OPD-nya masing-masing,” tegas Ismail.

Selain itu, Pemprov kedepan harus memiliki ruang khusus untuk memberikan pelayanan informasi atau data yang dimiliki setiap instansi yang ada di lingkup pemprov.

“Dalam pengambilan kebijakan harus sesuai dengan data yang benar. Jadi setiap keputusan yang diambil bisa dipertanggung jawabkan dengan baik, apatah lagi media sekarang terus menerus meningkat,” terangnya.

“Bisnis yang paling menguntungkan ada tiga yang pertama bisnis oksigen, bisnis air dan bisnis data. Jadi kita berharap dengan sosialisasi PPID ini bisa memacu kinerja kehumasan di lingkup Pemprov kedepan,” tandasnya. (hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *