Korban Kebakaran Enggan Direlokasi, Pemkab Ikuti Keinginan Pedagang

  • Whatsapp
Korban Kebakaran Enggan Direlokasi, Pemkab Ikuti Keinginan Pedagang

MAMUJU, sulbarexpress.fajar.co.id – Niat Pemerintah Kabupaten Mamuju merelokasi para pedagang yang terkena dampak kebakaran pasar Sentral tampaknya kurang diapresiasi.

Hal ini dikarenakan sejumlah pedagang menolak untuk direlokasi ke areal parkir dan sekitaran pasar Sentral. Alasannya agar los tempat mereka berjualan bisa diprioritaskan untuk segera diperbaiki pemerintah.

Bacaan Lainnya

Plt Kepala dinas Perdagangan Mamuju, Siti Sutinah Suhardi, mengungkapkan telah berkoordinasi dengan bupati Mamuju terkait keinginan warga. Kata dia saat ini pihaknya bersama Dinas Pekerjaan Umum sedang menginventarisir los yang terbakar untuk dilakukan perbaikan.

“Tidak masalah juga mengenai keinginan warga untuk tetap menempati bekas kiosnya, dan meminta untuk dibuatkan atap sementara. Saat ini kami bersama Dinas PU sedang melakukan pengukuran dan perhitungan terkait perbaikan los untuk ditempati sementara oleh pedagang,” ungkap Sutinah.

Sementara itu Bupati Mamuju, Habsi Wahid menyambut positif keinginan warga untuk tetap berjualan di lokasi mereka yang merupakan areal bekas kebakaran. Menurutnya hal tersebut labih baik lagi karena biaya yang digunakan untuk merelokasi bisa dialihkan ke perbaikan pasar.

“Kemarin kita coba tawarkan relokasi sebagai bentuk perhatiannya kita terhadap masyarakat pedagang agar mereka bisa cepat berjualan kembali. Kedepan kita akan coba lakukan seperti yang mereka inginkan,” ucap Habsi, Selasa 29 Agustus.

Dari hasil permintaan warga bahwa bangunan yang terbakar tempat mereka berjualan dindingnya masih bagus dan dapat digunakan. Hanya atap dan plafon yang rusak akibat kebarakan, olehnya mereka meminta untuk dibuatkan atap dan plafon sementara untuk berjualan.

“Akan kita buatkan sementara, sambil pengerjaan perbaikannya kita anggarkan ditahun 2018,” tandas Habsi. (bal/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *