Majene Jadi Sentra Bawang di Indonesia

  • Whatsapp
Majene Jadi Sentra Bawang di Indonesia

sulbarexpress.fajar.co.id, MAJENE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene, berhasil menjalankan kegiatan Kementerian Petanian melalui program revolusi hijau di daerah ini.

Salah satu tanaman holtikultura jenis bawang merah berhasil mengharumkan nama baik daerah Majene, sebagai sentra produksi bawang merah di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Dinsa Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Distanakbun) Majene Burhan Usman menuturkan, revolusi hijau adalah revolusi biji-bijian dari berupa benih unggul baru dari berbagai varietas gandum, padi, dan jagung yang membuat hasil panen komoditas meningkat dan berkembang.

“Kita terus berupaya untuk meningkatkan produksi pertanian dengan berbagai cara, baik melalui ekstensifikasi maupun intensifikasi pertanian,” tutur Burhan, 10 Agustus.

Mantan Kabid Perkebunan Dishutbun Majene itu menjelaskan, bahwa ekstensifikasi pertanian dilakukan dengan cara memperluas areal pertanian. Sedangkan intensifikasi dilakukan dengan cara penyuluhan, penelitian, untuk pencarian bibit unggul.

“Berbagai macam penelitian yang kita lakukan untuk mendapatkan varietas tanaman pertanian yang unggul sesuai dengan kondisi alam di wilayah kita ini,”

Burhan menambahkan, tanaman jangka pendek (Holtikultura-red) dapat memberi keuntungan bagi kehidupan umat, tetapi juga bisa berdampak negatif.

“Keuntungannya karena intensitas penanaman pertahun bertambah, dari satu kali menjadi dua atau tiga kali per dua tahun. Resikonya ya harus melakukan pemupukan, pemberantasan hama sekaligus menambah tenaga kerja,” terangnya.(hfd/smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *