Pemdes Diminta Dukung Program PKK

  • Whatsapp
Pemdes Diminta Dukung Program PKK

sulbarexpress.fajar.co.id, PASANGKAYU – Sebagai upaya untuk meningkatkan kembali kebiasaan gotong royong di masyarakat, Pemerintah Kabupaten Mamuju Utara (Matra) kembali memperingati hari Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-14. Agenda ini dirangkaikan dengan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) ke-45.

Acara yang digelar di hotel Trisakti, Rabu 9 Agustus mengangkat tema “Kita dayagunakan peran lembaga kemasyarakatan desa sebagai mitra Pemerintah Desa dan kita wujudkan kinerja gerakan PKK melalui peguatan desa wisma menuju Matra yang lebih sejahtera”.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan ini Ketua Tim Penggerak PPK Kabupaten Matra menyampaikan, kepada seluruh desa untuk selalu memberikan dukungan secara moral dan material sesuai dengan UUD yang berlaku sehingga 10 program PKK dapat terlaksana. Tidak hanya itu, ketua Tim Penggerak PKK juga menyampaikan jasil lomba tingkat provinsi bertujuan untuk memotifasi kader PKK se Kebapaten Matra untuk selalu meningkatkan kinerja demi kemajuan daerah.

Dengan begitu, pelaksanaannya sangat membutuhkan dukungan partisipasi dari seluruh komponen masyarakat, sehingga program bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat akan benar-benar merupakan pembangunan yang berasal dari rakyat, untuk rakyat dan dilaksanakan oleh rakyat serta hasilnya diharapkan bermanfaat bagi kepentingan hajat orang banyak.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Matra Agus Ambo Djiwa memberikan, apresiasi kepada Tim Penggerak PKK mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga ketingkat desa/kelurahan atas prestasi yang telah di raih selama ini. Agus juga menginginkan gerakan PKK ke depannya lebih berperan lagi dan bisa menjadi ujung tombak dalam pelaksaan program-program pemerintah di segala bidang.

Agus menambahkan, bahwa istilah gotong royong sebenarnya merupakan “ciri khas” budaya bangsa Indonesia sejak dahulu. Namun seiring perjalanan waktu dan masuknya pengaruh budaya luar yang sangat individual saat ini, rasa kebersamaan dan gotong-royong semakin memudar, kepekaan sosial mulai berkurang, tegur sapa dan bercengkrama serta kesadaran saling membantu sudah mulai luntur.

“Untuk itu marilah kita galakkan lagi budaya gotong royong masyarakat, hal ini sangatlah tepat untuk diterapkan dalam pembangunan Kabupaten Matra yang kita cintai ini, sejalan dengan tema tahun ini BBGRM, ” tuturnya.

Selanjutnya mengenai hari BBGRM tahun ini, menurut Agus, PKK diharapkan dapat  memberikan makna yang mendalam dalam berkiprah dan berkarya secara nyata dalam menyumbangkan dharma bhaktinya bagi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara. Mengingat gerakan PKK merupakan wadah aktivitas sosial kemasyarakatan bagi keluarga. (ndi/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *