Sandeq Race Masuk Daftar Event Kementerian

  • Whatsapp
Sandeq Race Masuk Daftar Event Kementerian

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan festival bahari Sandeq Race 2017. Dilepas Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar di Anjungan Pantai Manakarra, Kamis 17 Agustus.

Dalam perlombaan tersebut diikuti 20 Sandeq dari semua kabupaten. Jumlah tersebut jauh lebih sedikit jika dibanding gelaran sandeq race tahun lalu, dimana jumlah peserta sebanyak 25.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pariwisata Sulbar, Yakob F Solomon, mengakui adanya pengurangan jumlah peserta. Hal tersebut disebabkan karena singkatnya waktu panitia dalam melakukan persiapan. Sebab lainnya adalah masalah internal dalam kepanitian.

“Kemarin sempat ada permasalahan dalam internal kepanitiaan. Tapi sudah kita atasi dan bisa melangsungkan lomba,” kata Yakob.

“Kami bisa selenggarakan tepat waktu tanpa ada kendala yang berarti. Bahkan jumlah yang kami prediksi sebanyak 15 sandeq ternyata yang ikut lebih dari itu,” ucap Yakob.

Ia juga menambahkan bahwa jumlah dana yang digunakan dalam gelaran sandeq tahun ini juga terbilang kecil di bawah Rp1 miliar. “Dana tersebut terdiri dari APBD sebasar Rp500 juta dan sisanya dari bantuan sponsor, baik dari BUMN dan pihak swasta,” tambahnya.

“Kami sangat berterima kasih dengan mereka, tanpa mereka gelaran Sandeq Race ini tidak akan bisa berjalan. Insyaallah tahun depan akan lebih meriah lagi,” ungkap Yakob.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar mengatakan bahwa Sandeq Race telah masuk dalam kalender event pariwisata nasional sehingga kedepan akan menyedot lebih banyak pengunjung.
“Kita targetkan gelaran Sandeq Race tahun depan akan diikuti minimal 40 sandeq. Selain itu kita akan melakukan perubahan untuk gelaran Sandeq Race, dimana selain adu kecepatan juga lomba menangkap ikan,” tuturnya.

“Saya ingin mengembalikan roh dari sandeq sesuai masa lalu, yang bukan hanya untuk berlayar saja, tetapi juga digunakan oleh para nelayan untuk mencari ikan. Namun tentunya kapal yang dipakai bukan jenis kapal yang sekarang, tetapi kapal yang bisa digunakan untuk menangkap dan menampung ikan,” ungkap Gubernur.

Wakil ketua panitia sandeq race, sekaligus Kadis Transmigrasi Sulbar, Muhammad Hamzih menambahkan dalam gelaran Sandeq Race pihak panitia juga melibatkan TNI AL dan Pol Air untuk melakukan pengamanan selama perjalanan. Selain itu pihak panitia juga telah menyiapkan tim medis dan regu penolong disetiap res area.

“Setiap peserta selain melakukan cek poin dan penambahan perbekalan di res area, mereka juga akan dicek kesehatannya. Kami telah menyiapkan segala kebutuhan peserta dan tidak ingin masalah yang terjadi, sehingga semuanya dapat finis dengan selamat,” tandasnya. (hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *