SMAN 2 Tampilkan Drama Penangkapan Ammana I Wewang

  • Whatsapp
SMAN 2 Tampilkan Drama Penangkapan Ammana I Wewang

sulbarexpress.fajar.co.id, MAJENE – Setelah para Pahlawan Mandar berguguran dari serangan laskar kalula pasukan belanda akhirnya I Calo Ammana I Wewang, ditangkap di Pendopo rumah jabatan (Rujab) bupati Majene.

Ammana Wewang merupakan tokoh hebat dari kerajaan Mandar, diasingkan jauh dari tanah kelahirannya, karena pihak kompeni belanda melihat peran mereka yang dapat mengurangi dominasi belanda mengekspansi kebijakan Mara’dia.

Bacaan Lainnya

Penangkapan Ammana Wewang itu, merupakan cuplikan drama klosal yang dimainkan siswa-siswi SMAN 2 Majene, pada peringatan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-72, di pendopo Rujab bupati Majene, Kamis 17 Agustus.

Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72 itu, di Pimpin Bupati Majene Fahmi Massiara sebagai inspektur upacara, dirangkaikan penyerahan piagam Nirwasita Tantra 2017, pada peringatan hari lingkungan hidup sedunia tingkat Provinsi Sulbar, serta penyerahan bantua lainnya.

Dihadapan sejumlah veteran, Bupati Majene Fahmi Massiara menuturkan, akan terus melakukan konsolidasi dan koordinasi tentang sarana dan prasarana dalam meningkatkan kesejahteraan para veteran sesuai kemampuan pemerintah daerah.

“Kita tetap memberikan support dan semangat kepada para veteran kita, dalam mempertahankan kemerdekaan,” singkat Fahmi.

Setelah upacara, dilanjutkan kegiatan ramah tamah HUT Kemerdekaan RI dirangkaikan penyerahan santunan dari Bupati Majene Fahmi Massiara melalui Program BPJS Ketenagakerjaan Cabang Majene kepada ahli waris.

Kesempatan sama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Majene Hamrul Ilyas menjelaskan, terdapat tiga orang peserta BPJS Ketenagakerjaan, telah meninggal Dunia, yakni Alm Sumandri karyawan PT Toyota Hadji Kalla warga Dusun Karema Desa Tammerodo Kecamatan Tammrodo, Almarhum Irwan Pegawai PT Pos Majene warga Lingkungan Lembang Kelurahan Mosso Kecamatan Sendana dan Almarhum Muhammad Yusuf karyawan PT Inbisco Niaga warga Pakkola Kecamatan Banggae.

Ketiga peserta yang meninggal ini, santunannya diserahkan langsung bupati kepada ahli warisnya, yakni Almarhum Sumandri diterima Ibu Nurma (Orang Tua) sebesar Rp125.933.340, Almarhum Irwan dengan ahli warisnya Sanawiah (Orang Tua) sebesar Rp25.552.420 dan Almarhum Muhammad Yusuh dengan ahli warisnya (Istri) sebesar Rp37.057.650.

Hadir dalam peringatan tersebut, Wakil Bupati Majene Lukman, Sekkab Majene Burhanuddin, Ketua DPRD Majene Darmansyah, Dandim Letkol Inf Rahman, Kapolres Majene AKBP Asri Effendi, Kepala Kejari Majene, Kepala PN Majene, para Kepala OPD jajaran Pemkab Majene serta ratusan undanga lainnya.(hfd/smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *