Sungai Mandar Pusat Pembangunan SPAM Regional

  • Whatsapp
Sungai Mandar Pusat Pembangunan SPAM Regional

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU– Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat merencanakan pembangunan Sistem Pembangunan Air Minum (SPAM) Regional di Kabupaten Majene dan Polman. Dimana pembangunan SPAM Regional tersebut akan dipusatkan di Sungai Mandar yang lokasinya berada di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polman.

Hal tersebut, disampaikan oleh Kepala Dinas PU SUlbar, Nasaruddin. Ia mengatakan bahwa sumber air pada Sungai Mandar bisa menjadi salah satu yang bisa dimanfaatkan oleh kabupaten Majene dan Polman kedepannya. Sehingga penyediaan air bersih tidak akan pernah krisis pada dua daerah tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini berawal terhadap pada kekurangan air minum bersih pada beberapa daerah khususnya di Majene dan Polman. Sebenarnya ada air yang bisa kita manfaatkan tapi kita tidak mengelolanya, nah inilah mendasari kita bagaimana sumber air pada sungai mandar ini bisa kita manfaatkan untuk melayani yang ada disekitarnya yaitu Polman dan Majene,” kata Nasaruddin, Rabu 9 Agustus.

“Jika ini yang kita manfaatkan maka suplay air kita bisa terpenuhi, karena rencana kita kedepan Sungai Mandar akan kita gunakan kurang lebih 250 liter, artinya masih banyak yang belum dimanfaatkan makanya kita akan maksimalkan kedepan polman 150 liter dan majene 100 liter ini sudah bisa melayani 100 ribu penduduk,” ucap Nasaruddin.

Ia juga menambahkan bahwa akan ada dua di kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang akan menangani proyek pembangunan SPAM Regional yang akan dipusatkan pada Sungai Mandar.

“Direktorat Jendral yang akan menangani sumber air yang akan memperlihatkan sampai kepada pengolahan air bersihnya, kemudian sampai kedistribusinya akan menjadi tanggung jawab Direktorat Cipta Karya melalui dana APBN. Inilah nantinya akan menjadi tanggung jawab pemprov dalam pengawasan pembangunan sampai selesai karena ini melayani dua kabupaten,” tambahnya.

“Pencapaian air bersih Sulbar sudah mencapai 60 persen pada tahun 2017 dan target kementerian PU pada tahun 2019 itu bisa kita capai 100 persen. Semoga dalam perjalanannya sampai tahun 2019 masyarakat sudah terlayani air bersih dan kawasan kumuh sudah tidak ada lagi,” ujar Nasaruddin.

Sedangkan, Sekprov Sulbar, Ismail Zainuddin, menyampaikan bahwa saat ini Pemprov sedang mendesain RPJMD yang salah satuhnya menjadi prioritas pembangunan SPAM Regional yang akan melayani Kabupaten Majene dan Polman.

“Saat ini pembangunan Sulbar terus menerus mengalami peningkatan meskipun masih berada rata-rata nasional. Seperti pertumbuhan ekonomi kita berada diatas rata-rata nasional, indeks pembangunan manusia kita berada diurutan 30 provinis jadi masih ada dua provinsi di bawah kita, dan infrastruktur yang terus menerus kita genjot seperti yang akan kita lakukan nantinya ini,” tuturnya.

“Komsumsi air bersih ini yang menjadi salah satu titik fokus kita untuk membangun SPAM Regional. Bayangkan saja kita di Mamuju tidak punya air bersih hanya memliki air ledeng, jadi kita berharap konsep kita kedepan untuk selalu menyediakan layanan dasar kepada msayarakat yang akan kita genjot terus menerus,” tandasnya. (hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *