Wagub: Tujuan Kita Zero Narkoba

  • Whatsapp
Wagub: Tujuan Kita Zero Narkoba

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU– Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar menerima kunjungan kerja kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Barat, Kamis 10 Agustus.

Pertemuan tersebut dalam rangka menerima pelaporan Program Pencegahan Pemberantasan Peyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) wilayah Provinsi Sulbar tahun 2017.

Bacaan Lainnya

Kepala BNNP Sulbar, Dedi Sutarya mengatakan bahwa pada tahun 2017, sejumlah hal dalam permasalahan narkoba telah dilakukan.

“pemberantasan penyuplaian 10 kasus narkotika, dengan tersangka sebanyak 18 orang, barang bukti sebanyak 73 gram shabu-shabu, tiga unit mobil dan enam unit sepeda motor,” kata Dedi Sutarya.

“Visi misi Sulbar menciptakan masyarakat yang berkualitas dan malabiq sangat berkaitan erat dengan kerja BNN yaitu mewujudkan masyarakat Sulbar yang sehat, mandiri dan bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” ucap Dedi.

Ia juga menambahkan bahwa mengacu rakornas dengan Presiden RI beberapa waktu lalu, yaitu menyatakan perang terhadap narkoba, maka BNN Sulbar menekankan tidak ada kompromi dengan pengedar atau pengguna narkoba.

“Untuk itu, pemberantasan dan pemberdayaan masyarakat harus jalan bersamaan dengan cara menekan permintaan dan memberantas penyuplaian,” tambahnya.

“Adapun operasi yang telah kami lakukan yaitu operasi bersinar dengan mendatangi tempat umum seperti cafe dan kos-kosan serta bekerja sama dengan 11 puskesmas, RSUD dan RS Regional Provinsi dalam pemberantasan narkoba,” ungkap Dedi.

Wagub Sulbar, Enny Anggraeni Anwar sangat mengapresiasi kunjungan BNN tersebut dan memaparkan bahwa pemerintah wajib mengetahui kondisi daerah, dan mengimbau kepada BNN agar selain mengawasi masyarakat, juga mengawasi lingkungan internalnya.

“Terimakasih atas kerjasamanya dalam mengimplementasikan visa dan misi Sulbar sebagai daerah bebas narkoba. Mari kita bekerja bersama-sama, karena kita mempunyai kewajiban dan tupoksi masing-masing dalam memberantas narkoba. Tujuan kita, Sulbar Zero Narkoba,” tuturnya.

Kata Enny sesuai dengan Perda Nomor 3 tahun 2016 tentang pemberantasaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, sudah tertuang kewajiban Pemprov, instansi terkait dan stakeholder dalam pemberantasan narkoba.

Selain itu, Enny mengharapkan agar Pemprov, BNN, Polres, Polda dan dinas terkait dapat bersinergi dalam mengawasi generasi muda.

“Sisa bagaimana kita mengemas program yang sesuai khususnya anak-anak usia sekolah serta marilah kita berjalan bersama mengecek secara langsung tempat terdekat, seperti toko-toko obat,” tandasnya. (hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *