Perbaikan Traffic Light Tunggu Anggaran Pusat

  • Whatsapp
Perbaikan Traffic Light Tunggu Anggaran Pusat

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Banyaknya traffic light di jalan provinsi yang tidak berfungsi menjadi keluhan masyarakat. Sebab kondisi ini secara langsung menganggu kelancaran lalu lintas.

Menanggapai hal ini, Satuan Kerja Kementerian Perhubungan Darat Wilayah Sulawesi Barat mengaku akan berupaya melakukan perubahan. Kepala Satker Perhubungan Sulbar, Yakub mengatakan bahwa perbaikan dan pemeliharaan traffic light sudah diusulkan ke pusat.

Bacaan Lainnya

“Untuk rehab traffic light itu ketika rusak langsung dilakukan perbaikan, kita usulkan ke pusat dulu. Jadi misalnya tahun ini terjadi kerusakan, kita tunggu tahun depan kita usulkan dulu kesana,” kata Yakub.

“Setiap tahunnya memang kita mendapat anggaran rehab tapi terbatas, karena adanya keterbatasan anggaran. Kalau kemarin kita mendapatkan anggaran untuk pemeliharaan kita sudah manfaatkan yang diperuntukan di Jalan Mangga yang sudah diperbaiki dan sudah berfungsi kembali,” ucap Yakub.

Ia juga menambahkan bahwa kesadaran semua elemen masyarakat juga sangat diperlukan dalam menjaga dan merawat traffic light apabila sedang berfungsi.

“Kalau terkait traffic light yang di Simbuang itu mesinnya terbakar, kemudian yang jalan ke pelabuhan dicuri batereinya sama orang yang tidak bertanggung jawab dan itu sudah kita laporkan,” tambahnya.

“Perlu juga kerjasama semua pihak jika hanya kerusakan ringan tidak saling melempar tanggung jawab dan langsung berasumsi bahwa itu kewenangan Satker. Padahal hanya kerusakan kecil saja harus diusulkan ke pusat,” ungkap Yakub.

Yakub juga membeberkan bahwa pada tahun anggaran 2018 Satker Perhubungan telah mengusulkan rehab traffic light yang mengalami masalah atau kerusakan disemua kabupaten.

“Kita juga sudah usulkan traffic light yang ada disemua kabupaten yang mengalami kerusakan untuk di rehab dengan menggunakan anggaran tahun 2018,” tuturnya.

“Fasilitas keselamatan itu minta tolong kepada masyarakat kita untuk menjaga. Karena fasilitas seperti traffic light itu kan kepentingan masyarakat juga,” ujar Yakub.

Selain itu Satker Perhubungan Sulbar juga berharap betul-betul ada kesadaran dari masyarakat yang menikmati fasilatas seperti traffic light untuk tidak dilanggar lagi ataupun merusaknya.

“Untuk memasang traffic light ini tidak menggunakan biaya yang kecil, tapi membutuhkan biaya yang cukup besar. Sehingga ketika terpasang janganlah kita seenaknya langgar. Selalu saya katakan setiap sosialisasi agar selalu mematuhi fasilitas jalan yang sudah dipasang,” terangnya.

“Kesadaran masyarakat perlu ditingkatkan karena traffic light itu buat keselamatan kita juga. Kalau tidak ada traffic light, maka tingkat kecelakaan akan tinggi,” tandasnya. (hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *