Dikirim dari Palu Tujuan Makassar, Polda Amankan 4.800 Detonator

  • Whatsapp
Dikirim dari Palu Tujuan Makassar, Polda Amankan 4.800 Detonator

sulbarexpress.co.id, MAMUJU – Polda Sulbar berhasil mengamankan 4.800 detonator asal Palu tujuan Makassar. Penangkapan tersebut dipimpin langsung Wadir Krimum Polda Sulbar AKBP Iskandar di Kecamatan Kalukku, Mamuju sekira pukul 10.30 Wita, Selasa 7 November lalu.

AKBP Iskandar mengatakan penangkapan bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai mobil truk warna hijau dikendarai oleh Ferdi (37) asal Palu tujuan Makassar.

Bacaan Lainnya

“Makanya kita langsung mengecek langsung. Kita menghentikan mobil tersebut┬ádan melakukan penggeledahan, sehingga berhasil menemukan 48 kardus atau 4.800 buah detonator,” kata Iskandar.

Dikirim dari Palu Tujuan Makassar, Polda Amankan 4.800 Detonator

Ia menambahkan pelaku awal mulanya mengangkut detonator tersebut di Palu dan akan dibawa ke Makassar.

“Dalam temuan tersebut pihak tim Krimum Polda Sulbar menemui 48 kardus yang berisi detonator yang diangkut menggunakan mobil truk asal Palu tujuan Makassar. Jadi jika ditotal semua isinya sebanyak 4.800 butir dan itu terbilang cukup besar,” ucap Iskandar.

Setelah mengamankan pengendara dan kendaraan truk tersebut dilakukan introgasi awal. Hasil awal di lapangan diakui bahwa sopir mobil tersebut bernama Ferdy, asal Palu dan membawa barang (detonator) yang disimpan di belakang bak mobil.

“Penggeladahan pertama ditemukan 20 kotak detonator tersimpan dalam kardus aqua, kemudian dilanjutkan penggeledahan di bawah terpal dan ditemukan kembali 28 kardus detonator yang disimpan dalam kardus ban. Dalam satu kardus ada 100 butir detonator jadi totalnya 4.800 butir,” ungkapnya.

Kabag Humas Polda Sulbar AKBP Mashura mengatakan tersangka dan barang bukti sekarang sudah diamankan di Mapolda Sulbar. Hal tersebut dilakukan untuk penyidikan lebih lanjut.

“Untuk sementara masih dalam pengembangan belum ada indikasi kearah teroris. Tapi kemungkinan besar dia adalah jaringan penjualan atau penyalur detonator lintas daerah,” tandasnya. (hab/sol)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *