PNS dan Polri Ditemukan jadi Anggota Parpol

  • Whatsapp
PNS dan Polri Ditemukan jadi Anggota Parpol

sulbarexpress.fajar.co.id, MAJENE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Majene menemukan data enam aparatur sipil negara (ASN) dan tiga aparat Polri dalam keanggotaan partai politik (Parpol).

Komisioner KPU Majene Devisi Hukum Arsalin Aras menyebutkan keanggotaan parpol yang terdapat aparat Polri dan PNS diketahui setelah melakukan verifikasi faktual.

Bacaan Lainnya

“Data yang kami verifikasi faktual sesuai dengan alamat KTP dan KTA, hasilnya kita temukan enam orang ASN dan tiga orang anggota Polri terindikasi sebagai kader parpol,” kata Arsalin Aras, Kamis 16 November.

Manurut Arsalin, tahapan verifikasi dan penetapan parpol peserta pemilu 2019 telah memasuki tahapan penyerahan hasil penelitian administrasi dokumen persyaratan parpol.

Selain itu, Arsalin juga mengaku, menemukan data sebanyak 10 anggota parpol masih di bawah17 tahun.

“Kami sudah melakukan pencoretan bagi keanggotaan parpol yang melibatkan anggota polri dan PNS karena tidak memenuhi syarat.” tegasnya.

Secara umum lanjut Arsalin, KPU Majene juga menemukan data KTA dan KTP tidak sesuai dengan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) atau F2 sebanyak 1.924 data.

“Temuan lain, ada yang ganda dalam satu parpol sebanyak 332, ada juga ganda antar parpol sebanyak 283. Dari data di atas maka, total keseluruhan tidak memenuhi syarat sebanyak 2.556 dan memenuhi syarat sebanyak 5.517 dari 13 parpol,” ungkapnya.

Dikatakan, untuk data ganda internal hampir terjadi di seluruh parpol, baik yang baru mau parpol sebagai peserta pemilu sebelumnya. Sehingga peserta parpol harus melakukan perbaikan admnistrasi.

“Kita beri waktu mulai 18 November hingga 1 Desember untuk perbaikan adminstrasi. Selanjutnya pada tanggal 2 sampai dengan 11 Desember penelitian administrasi hasil perbaikan dan pada 15 Desember penyampaian hasil perbaikan,” pungkasnya.(hfd/smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *