Ikut Peserta Kampung KB Nasional, Sabang-subik Kembali Wakili Sulbar

  • Whatsapp
Ikut Peserta Kampung KB Nasional, Sabang-subik Kembali Wakili Sulbar
sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – BKKBN Sulbar sudah berhasil membentuk 93 desa kampung KB dari semua kabupaten. Tidak sampai disitu, kampung KB Desa Sabang-subik, Kecamatan Balanipa, Polman terpilih untuk mewakili Sulbar menjadi kampung KB nasional.
Desa Sabang-subik merupakan kampung KB terbaik yang berhasil dibina oleh BKKBN Sulbar dengan beberapa program unggulannya hingga keluar sebagai yang terbaik di Sulbar.
Hal itu, disampaikan Kepala BKKBN Sulbar Andi Rita Mariani dalam jumpa persnya, Selasa 19 Desember. Ia mengatakan ada dua desa yang memiliki progres kampung KB diantaranya Desa Sabang Subik dan Sepak Batu, tetapi Desa Sabang-subik yang paling di atas poinnya sehingga terpilih mewakili Sulbar.
“Sabang-Subik kini sudah menjadi kampung KB percontohan di Sulbar. Bahkan desa tersebut mendapat apresiasi oleh tim BKKBN pusat ketika melakukan kunjungan di daerah tersebut beberapa waktu lalu,” kata Andi Rita Mariani, Selasa 19 Desember.
Ia menambahkan kampung KB yang ada di desa lainpun juga mengalami peningkatan, namun masih memiliki beberapa kekurangan terutama pada pembukuan, dokumentasi maupun pengelolaan data yang baik.
“Sehingga ketika dilakukan presentasi tidak dapat memperlihatkan bukti. Namun yang jelas kampung KB itu memiliki banyak keuntungan dimana banyak alokasi dana yang masuk untuk perbaikan ekonomi dan kehidupan masyarakat,” tambahnya.
Rita Mariani juga menyampaikan perlunya intervensi dari pemerintah bagi kampung KB yang sudah dicanangkan, karena tanpa intervensi, maka akan sulit meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat.
“Dorongan pemerintah maupun lembaga vertikal lainnya juga sangat diperlukan seperti memberikan bantuan pada kampung KB agar program yang dijalankannya bisa berhasil,” ungkap Rita Mariani.
Terpisah, Kepala Desa Sabang Subik Chaidir Jalil mengucapkan dirinya sangat bersyukur akan terpilihnya desa yang dipimpinnya tersebut jadi wakil Sulbar. Hal tersebut merupakan kali kedua pada momen yang sama.
“Saya berterima kasih atas kepercayaan ini dan kami akan berusaha semaksimal mungkin dalam mengikuti ajang tersebut. Namun perlu saya sampaikan tanpa ajang tersebut kami akan terus mengembangkan kampung KB karena kami sudah merasa manfaatnya,” bebernya.
Selain itu, sejak desanya menjadi kampung KB industri rumah menjadi meningkat. Hasil laut kini tidak hanya dijual mentah tetapi sudah diolah menjadi produk jadi.
“Industri tenun juga di sana kini semakin besar dan banyak. Begitu juga dengan produk olahan dari bahan bekas menjadi sovenir dan kerajinan lain,” tandasnya. (hab/sol) 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *