Kunjungan Delegasi PWI ke Korea, Selatan Melihat Venue Olimpiade PyeongChang 2018

  • Whatsapp
Kunjungan Delegasi PWI ke Korea, Selatan Melihat Venue Olimpiade PyeongChang 2018

sulbarexpress.fajar.co.id, GANGNEUNG – Delegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang melakukan lawatan ke Korea Selatan diundang pula Pemerintah Provinsi Gangwon ke Kota Gangneung, Sabtu 16 Desember.

Laporan: Naskah M Nabhan
Gangneung, Korea Selatan

Bacaan Lainnya

Gangneung adalah salah satu kota penyelenggara Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018. Korea Selatan adalah tuan rumah penyelenggara event empat tahunan ini yang akan dilaksanakan 9-25 Februari 2018 mendatang.

Korea Selatan akan menyelenggarakan olimpiade bergengsi ini di tiga kota. Selain di Gangneung juga di Geongseong dan PyeongChang. Bahkan pembukaan dan penutupan akan dilaksanakan di Pyeongchang Olympic Stadium bertajuk The Olympic Winter Games PyeongChang 2018.

Untuk suksesnya acara di Gangneung telah dibangun empat arena indoor terbaru nan megah. Arena indoor tersebut untuk olahraga figure skating, short track speed skating, ice hockey, dan curling dengan kapasitas 40 ribu penonton.

Sementara di PyeongChang dan Jeongseon akan dipertandingkan olahraga bobsleigh, skeleton, luge, ski jumping, nordic combined, snow board, biathlon, cross country skiing, alpine skiing, dan freestyle skiing.

Koordinator venue team Eub Joo Kim yang menerima dan langsung memberikan penjelasan kepada rombongan PWI mengatakan bila persiapan penyelenggaraan sudah mantap. Tinggal menunggu waktu pelaksaan. Korea Selatan juga sekaligus tuan rumah Paralimpic Games PyeongChang 2018.

Pada kunjungan ini saya melihat mesin hitung mundur digital menunjukkan angka 55. Itu berarti bahwa tinggal 55 hari lagi Olimpiade Musim Dingin PyeongChang 2018 dimulai. Saya pun selfie dengan menunjuk angka 55.

Pada Olimpide Musim Dingin PyeongChang 2018, Pemerintah Korea Selatan menargetkan menggaet minimal 500 ribu wisatawan asing. Selain datang untuk melihat pertandingan olahraga juga sekaligus bertamasya.

Pendapatan dari biaya visa dan hasil penjualan tiket juga akan menambah pendapatan negara Korea Selatan. Untuk harga ukuran Indonesia, tiket masuk terbilang mahal. Berkisar 100 ribu sampai 500 ribu Won atau setara 1,3 juta sampai 5 juta rupiah.

Antusias warga Korea Selatan menyambut olimpiade musim dingin pun sangat tinggi. Mereka telah ramai-ramai mengunjungi sejumlah venue dan mendapatkan informasi di pusat penerangan yang berada di kawasan olahraga.

Untuk mendapatkan informasi sangatlah detail. Di Gangneung misalnya, pengunjung akan mendapatkan informasi langsung dan brosur. Pengunjung bahkan dapat mencoba simulasi secara virtual reality, seolah-olah ikut beraksi dalam ski jumping atau olahraga lain.

Setelah itu, Delegasi PWI dijamu makan malam oleh Juru Bicara Pemerintah Provinsi Gungwon, Kim Mun Ki. Sambutan singkat Kim Mun Ki menyampaikan harapan agar wartawan Indonesia ikut menyebarkan infomasi The Olympic Winter Games PyeongChang 2018.

Menurut Kim Mun Ki, penyebaran informasi dari wartawan Indonesia akan memberikan dampak meningkatnya kunjungan orang Indonesia ke Korea Selatan.

Kim Mun Ki berharap agar Indonesia juga berpartisipasi memeriahkan Olimpiade Musim Dingin PyeongChang 2018. “Saat ini saja sudah banyak turis Indonesia datang. Jadi kami harap saat olimpiade nanti akan lebih banyak yang datang,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Sekjen PWI Pusat Hendry Ch. Bangun menyerahkan kopi Jambi dan kopi Mendheleng kepada jubir Kim Mun Ki. “Dengan persembahan ini kami harap kopi Indonesia dapat dikenal di sini,” ujarnya. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *