Kunjungan Delegasi PWI ke Korea Selatan, Pejabat Pemerintah Apresiasi Kontrol Sosial

  • Whatsapp
Kunjungan Delegasi PWI ke Korea Selatan, Pejabat Pemerintah Apresiasi Kontrol Sosial

sulbarexpress.fajar.co.id, WANJU – Kunjungan Delegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) selama sepekan di Korea Selatan dengan jadwal yang sangat padat. Diantaranya mengunjungi tiga kantor pemerintahan distrik atau setingkat kota.

Laporan: Naskah M Nabhan
Wanju, Korea Selatan

Bacaan Lainnya

Kemarin, Selasa 19 Desember, Sekjen PWI Pusat Hendry Ch. Bangun yang memimpin rombongan mengunjungi Wanju City Hall. Sehari sebelumnya mengunjungi Jeonju City Hall. Wanju-Gun dan Jeonju-Si adalah kota yang keduanya masuk Provinsi Jeollabuk-Do. Dan pekan lalu mengunjungi Seoul City Hall.

Pada kunjungan di Wanju City Hall, delagasi PWI diterima Walikota Wanju-Gun,
Park Sung-Il. Dia pun menjelaskan bila Wanju-Gun termasuk salah satu kota yang masih mengandalkan sektor pertanian. Walau demikian sejumlah industri berskala besar ada di Wanju-Gun. Salah satunya sebagai tempat produksi mobil truk Hyundai.

Wanju-Gun memiliki penduduk yang terbilang sedikit untuk ukuran Korea  Selatan. Yakni hanya 96 ribu. Bandingkan dengan kota tetangganya Jeonju-Si dengan penduduk 600 ribu. Apalagi Seoul dengan penduduk 9,86 juta pada sensus 2015.

Wanju-Gun yang terdiri dari 13 tingkat kecamatan dan terkenal sebagai penghasil kertas hansi, 40 persen penduduknya tinggal di apartemen. 60 persen lainnya tinggal di daerah pertanian.

Yang menarik dengan pertemuan Walikota Park Sung-Il adalah komentar tentang keterbukaan pejabat Korea Selatan dalam menerima kritikan. Termasuk menerima kritik berupa kontrol sosial dari media. Menurutnya, media adalah representasi dari masyarakat.

Tidak mengherankan bila wartawan di negeri ginseng ini sangat dihargai. Kebebasan pers di Korea Selatan sangat dijunjung tinggi sehingga wartawan bebas mengkritik pejabat dan aparat pemerintahan. Bandingkanlah sebagian pejabat kita yang alergi dikritik.

Sementara pada kunjugan di Jeonju City Hall, delegasi PWI diterima Walikota  Jeounju, Kim Seung-Su. Menurut walikota berusia 46 tahun ini, Jeonju adalah salah satu kota dengan budaya tradisional yang masih kental.

Pada setiap tahun, ada 10 juta wisatawan mengunjungi Kota Jeonju yang spesial ini. Dikatakan spesial karena Jeonju merupakan kota budaya ketiga di dunia. CNN Amerika Serikat pun pernah membuat laporan khusus untuk kota budaya ini.

Usai kunjungan di Jeonju City Hall, rombongan PWI selanjutnya dijamu makan malam oleh Wakil Gubernur Jeollabuk-Do  Bidang Politik, Choi Jeong Ho. Dia pun menegaskan betapa pentingnya fungsi pers dalam memberikan kontrol sosial.

Adapun kunjungan ke Seoul City Hall, rombongan PWI diterima Duta Besar Hubungan Internasional Pemerintah Metropolitan Seoul, Chang Beom Kim. Kepada rombongan PWI, Chang Beom Kim  yang akan menjadi Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia medio Januari mendatang menggambarkan konsep umum pembangunan Seoul Smart City.

Usai kunjungan ke Seoul City Hall,  rombongan PWI selanjutnya dijamu makan malam oleh Wakil Walikota Seoul, Kim Jong Wook. Menurutnya, pers sangat berperan dalam pembangunan di Seuol, termasuk dalam membantu pemerintah menyukseskan program Seoul Smart City.

Pada setiap kunjungan, Sekjen PWI Pusat Hendry Ch. Bangun juga memerkenalkan rombongan yang terdiri dari Ketua bidang Luar Negeri PWI Pusat Teguh Santosa, Ketua PWI Sumatera Utara Hermansjah, Ketua PWI Jambi Saman Muraki dan Ketua PWI Jogjakarta Sihono.

Selanjutnya, Ketua PWI Solo Anas Syahirul Alim, Ketua PWI Kalimantan Barat Gusti Yusti Ismail dan saya sebagai Ketua PWI Sulawesi Barat. Sekretaris PWI Sulawesi Selatan Anwar Sanusi dan Sekretaris PWI Kepulauan Riau Saibansah Dardan. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *