Pertahankan WTP, Pemprov Kerja Keras

  • Whatsapp
Pertahankan WTP, Pemprov Kerja Keras

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Pemprov Sulbar sudah tiga kali berturut-turut mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Tahun inipun Pemprov yakin akan mendapatkan WTP.

Wagub Sulbar Enny Anggraeni Anwar mengatakan Pemprov akan bekerja keras mempertahankan WTP yang sudah diraih tiga kali berturut-turut.

Bacaan Lainnya

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini dan ini  juga pertama kalinya selama saya menjabat sebagai Wakil Gubernur yang baru terpilih. Untuk itu, Pemprov akan berusaha bekerja semaksimal mungkin demi harapan dan keinginan kerja kita bersama, mempertahankan opini WTP. Ini merupakan tugas berat kita semua,” kata Enny, saat mengikuti rapat pembahasan tindak lanjut pertanggung jawaban semester II, yang berlangsung di auditorium lantai 3 Kantor BPK RI Sulbar, Rabu 6 Desember.

Kepala Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat Eydu Oktain Panjaitan menyampaikan rapat koordinasi dilakukan untuk mendorong kuantitas ataupun kualitas laporan keuangan pemerintah daerah.

“Kita tidak mau hanya kuantitas, tapi juga yang sudah mendapatkan opini WTP, laporan hasil pemeriksaannya lebih berkualitas. Kiranya momen ini dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam rangka mendorong kualitas laporan keuangan daerah supaya nantinya hal-hal yang belum sempurna dari laporan keuangan bisa disempurnakan,”
ungkap Eydu.

Eydu juga menyampaikan dari hasil perkembangan tindak lanjut rekomendasi BPK di lingkungan Pemprov maupun kabupaten per 31 Oktober 2017 telah menindaklanjuti rekomendasi yang telah diberikan oleh BPK.

“Untuk Kabupaten Mamuju Tengah, rekomendasi yang ditindaklanjuti mencapai 81,25 persen, untuk Kabupaten Mamasa, rekomendasi yang telah ditindaklanjuti mencapai 74,28 persen, Provinsi Sulbar mencapai 66,46 persen. Untuk Kabupaten Mamuju Utara, rekomendasi yang telah ditindaklanjuti mencapai 59, 92 persen, untuk Kabupaten Majene, rekomendasi yang ditindaklanjuti mencapai 52,28 persen, Kabupaten Mamuju, rekomendasi yang ditindaklanjuti mencapai 50,69 persen, dan Polewali Mandar mencapai 49,93 persen,” terang Eydu.

Selain itu, BPK juga membeberkan masih ada satu kabupaten yang belum mendapatkan opini WTP tahun 2016.

“Di Sulbar ada enam kabupaten yang WTP, tinggal satu kabupaten yang belum WTP. Untuk itulah diharapkan dari sisi kualitas dapat mendorong enam kabupaten itu, “ bebernya.

Pada kesempatan tersebut juga hadir Sekprov Sulbar, Ismail Zainuddin Bupati Mamuju Habsi Wahid, Wakil Bupati Mateng Muh Amin Jasa, Wakil Bupati Majene Lukman, beberapa perwakilan kabupaten, dan kepala Inspektorat se-Sulbar. (hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *