Sulbar Dapat DIPA Rp9,9 triliun

  • Whatsapp
Sulbar Dapat DIPA Rp9,9 triliun
sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Nilai Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) Sulbar melalui APBN sebanyak Rp9,9 triliun untuk tahun 2018. Pemberian DIPA tersebut terbagi menjadi dua diantaranya Rp3,3 triliun untuk kelembagaan vertikal dan Rp.6,6 triliun untuk OPD maupun Dana Desa (DD).
Pemberian DIPA dilakukan oleh kantor perwakilan Ditjen Perbendaharaan Negara (DJPBN) Sulbar dengan dihadiri langsung semua kepala daerah yang ada di Sulbar, berlangsung di lantai 4 kantor Gubernur Sulbar, Selasa 19 Desember.
Kepala Perwakilan Ditjen Perbendaharaan Negara (DJPBN) Sulbar Saiful Islam mengatakan transfer DIPA yang diberikan kepada pemerintah Sulbar dibagi menjadi dua bagian.
“Kita bagi dua kalau pemda DIPA yang didapatkan Rp6,6 triliun, sedangkan lembaga vertikal pemerintah pusat seperti Kemenkumham, BKKBN dan yang lainnya mendapatkan secara keseluruhan Rp3,3 triliun,” kata Saiful Islam.
Ia menambahkan proses penganggaran yang diterapkan diseluruh Indonesia berbasiskan kinerja, sehingga peningkatan pengelolaan keuangan suatu daerah dilihat kinerja yang dijalankan.
“Seperti satker nanti dilihat kinerjanya apakah baik atau tidak, nah nantinya pemberian alokasi anggaran berikutnya akan dilihat apakah realistis kinerjanya bagus, kalau bagus maka akan diberikan lagi bahkan biasanya ditambahkan,” tambahnya.
Sedangkan, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menyampaikan penggunaan dana Dipa yang diberikan pusat melalui dana APBN tersebut diharapkan digunakan sesuai prosedur dan ketentuan yang ada.
“Penggunaannya harus sesuai peruntukannya, kemudian hal-hal yang mengganjal harus dikesampingkan dulu. Jangan lagi ada yang lupa melaksanakan program melalu dana ini sehingga kembali lagi ke pusat, kita tidak mau itu terjadi,” tuturnya.
Lanjutnya, Pemprov Sulbar mendapatkan DIPA pada Dinas Pendidikan paling sedikit jika dibandingkan dengan OPD lainnya, sehingga gubernur berjanji akan mengevaluasi kinerja OPD terkait.
“Kita akan evaluasi nantinya, kita juga kan bantu penganggarannya Dinas Pendidikan melalui APBD kita sekitar 27 persen di luar gaji dan BOS,” ungkap Gubernur.
Gubernur juga menyampaikan agar Pemkab yang ada untuk selalu bersinergi dan selalu berhati-hati dalam menggunakan DIPA dimana diharapkan tidak keluar dari mekanisme yang ada.
“Kita berharap pelaksanaan DIPA semua kabupaten dijalankan dengan baik, jangan ada keluar dari jalur maupun sistem yang ada dan terutama sama-sama mengawasi dana desa,” tandasnya. (hab/sol) 
Sulbar Dapat DIPA Rp9,9 triliun

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *