Baru Menjabat 6 Bulan, Lima Pejabat Eselon II Kembali Dimutasi

  • Whatsapp
Baru Menjabat 6 Bulan, Lima Pejabat Eselon II Kembali Dimutasi

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU –– Pemkab Mamuju kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan memutasi 220 Pejabat Eselon II, III dan IV dalam strukturalnya. Sertijab dan pelantikan dilaksanakan di aula kantor Bupati Mamuju, Rabu 10 Desember.

Sebanyak 16 pejabat eselon II yang bertukar posisi kali ini, 5 diantaranya bahkan baru saja menjabati posisinya selama 6 bulan usai dimutasi pada Juli 2017 lalu.

Bacaan Lainnya

Bupati Mamuju Habsi Wahid mengungkapkan bahwa proses mutasi tersebut merupakan upaya penyegaran struktural agar pelayanan kepada masyarakat lebih meningkat dan lebih baik.

“Bukan berarti kinerja mereka tidak maksimal sehingga kita mutasi, tetapi mungkin di tempat itu tidak sesuai dengan taget-target capaiannya serta tidak sinkron dengan keterampilan dan kemampuannya sehingga kita carikan tempat yang lebih baik agar kreativitasnya meningkat sehingga menghasilkan kinerja yang lebih baik,” ungkap Habsi usai sertijab.

Adapun kelima pejabat struktural eselon II yang kembali menjadi sasaran mutasi ialah Mas Agung yang kini digeser menjadi Kadis Perkebunan setelah sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPRD Mamuju, kemudian Basit yang sebelumnya Kasatpol PP dan Damkar kini menjadi Kadis Sosial.

Selanjutnya Budianto Muin yang sebelumya Kadis Sosial kini menjadi menjadi Kepala BPKAD, Haeruddin Rahim yang menjadi Kadis Arsip dan Perpustakaan kini menempati posisi Kepala BPMPTSP, dan terakhir Ali Rahman yang sebelumnya menjadi Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kini menjabat sebagai Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan.

“Tentu ada ukuran-ukuran dalam kita melakukan mutasi, karena kita berharap pejabat yang baru itu dapat mendominisasi, mampu melakukan koordinasi-koordinasi dengan bawahannya,” tambah Habsi.

Menanggapi mutasi jabatan yang kembali dilakukan Pemkab Mamuju, Ketua DPRD Mamuju Siti Suraidah Suhardi sangat menyesalkan dengan tidak dilibatkannya DPRD dalam memberikan masukan mengenai posisi jabatan struktural Pemkab Mamuju. Utamanya jabatan Sekretaris Dewan.

“Meskipun itu merupakan hak prerogatif Bupati, namun selama ini kami di DPRD tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan tersebut, seyogyanya kami juga diikutkan dalam memberi saran mengenai pengisian jabaan yang ada. Tidak seperti sekarang ini, Pemkab kurang komunikatif masalah pergantian kepada kami,” ungkap Siti Suraidah.

Meski demikian, ia pun mengapresiasi keputusan Bupati Mamuju dalam melakukan mutasi jabatan struktural. Menurutnya, tentu Bupati Mamuju memiliki pertimbangan tersendiri dalam merombak struktur pejabat di bawahnya.

“Kepada pejabat yang baru dilantik saya ucapkan selamat bekerja dan semoga amanah dalam menjalankan tugas,” tutup Suraidah. (bal/sol)Baru Menjabat 6 Bulan, Lima Pejabat Eselon II Kembali Dimutasi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *