Dinkes Gelar Pembentukan Eliminasi Malaria

  • Whatsapp
Dinkes Gelar Pembentukan Eliminasi Malaria

sulbarexpress.fajar.co.id, MAJENE – Dinas Kesehatan (Dinkes) Majene, menggelar pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) eliminasi malaria.

Bupati Majene Fahmi Massiara mengatakan, malaria merupakan penyakit menular yang masih menjadi ancaman kesehatan di masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Dari delapan Kecamatan di wilayah kita ini, masih terdapat satu Kecamatan endemis atau gejala malaria, yaitu Kecamatan Ulumanda berada wilayah Desa Sambabo,” jelas Fahmi, dihadapan para Kepala Desa se-Majene.

Menurut Fahmi, berdasarkan data dari Dinkes Majene, bahwa di Majene mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) tentang penyakit malaria, namun sejak 2009, Majen telah mengalami penurunan secara signifikan.

“Penanggulangan penyakit malaria menjadi tanggungjawab bersama, dan kita tetap berkomitmen memberantas penyakit endemis malaria. Dan saat ini, kita patut bersyukur, sebab Majene memenuhi syarat eliminasi malaria di Sulbar,” ungkapnya di Hotel Dafina In, Senin 7 Januari.

Eliminasi malaria lanjut Fahmi, upaya menghentikan penularan malaria dalam satu wilayah geografis tertentu.”Eliminasi, berarti tidak ada kasus baru. Tetapi kasus import mungkin tetap ada, sehingga kita mengatasinya,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri sedikitnya 100 orang peserta, termasuk sejumlah kepala OPD, para camat, para kepala Puskesmas se-Majene.(hfd/smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *