Jelang Penerimaan CPNS 2018, BKPP Mamuju Inventarisasi Kebutuhan Pegawai

  • Whatsapp
Jelang Penerimaan CPNS 2018, BKPP Mamuju Inventarisasi Kebutuhan Pegawai
sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Kabar mengenai rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang dipersiapkan pemerintah pusat untuk dilaksanakan di sejumlah daerah dan kementerian maupun lembaga pemerintah, membuat Pemkab Mamuju melakukan langkah cepat.
Salah satunya dengan menginventarisasi jumlah kebutuhan pegawai di Mamuju. Meski belum menerima petunjuk teknis mengenai formasi apa saja yang bakal dibuka tahun ini, namun persiapan menuju hal tersebut sedari kini dipersiapkan oleh Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Mamuju.
Kepala BKPP Mamuju, Hasnawati Wahid saat ditemui, Rabu 24 Januari mengungkapkan bahwa pihaknya hingga kini belum menerima putusan terkait formasi maupun juknis penyelenggaraan Rekrutmen CPNS tahun 2018 dari KemenpanRB.
“Kami belum menerima secara langsung apa-apa saja formasi yang dibutuhkan, hanya saja saat ini kami inventarisir dulu jumlah kebutuhan PNS untuk diusulkan ke pusat sebagai pertimbangan dalam rekrutmen CPNS nanti,” ungkap Hasnawati.
Meski itu, Hasnawati menyebutkan saat ini Mamuju masih kekurangan banyak pegawai, utamanya di bidang kesehatan dan pendidikan, dengan visi dan misi Bupati saat ini yang condong ke pemerataan kesehatan dan pendidikan, bukan tidak mungkin jika kedua formasi tersebut akan banyak diterima oleh Pemkab Mamuju.
“Untuk tenaga medis dan pendidik kita memang masih kurang, semoga penerimaan nanti formasi untuk bidang tersebut banyak diterima,” ungkapnya.
Selain itu, saat ini tenaga kerja Pemkab Mamuju juga didominasi oleh tenaga kontrak, bahkan sebagian dari tenaga kontrak tersebut telah mengabdi untuk daerah lebih dari 10 tahun. Dengan terbukanya rekrutment CPNS nanti, Hasnawati juga berharap agar tenaga kontrak yang ada di daerah ini dapat terangkat menjadi PNS.
“Kami masih menunggu koordinasi dari pusat terkait hal itu, beberapa waktu lalu sudah ada sebagian tenaga kontrak yang kita sebut K2 terangkat menjadi PNS. Sisanya yang belum terangkat menjadi PNS kami harapkan bisa diakomodir nantinya di rekrutmen CPNS 2018 sesuai kebutuhan daerah,” tandas Hasnawati. (bal/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *