Jenguk 3 Balita Pasien RSUD, Bupati Tegaskan Pemerintah Hadir untuk Rakyat

  • Whatsapp
Jenguk 3 Balita Pasien RSUD, Bupati Tegaskan Pemerintah Hadir untuk Rakyat

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Bupati Mamuju Habsi Wahid kembali menegaskan peran pemerintah dalam mengatasi setiap problem masyarakat.

Salah satunya dengan mengunjungi tiga pasien balita yang berasal dari keluarga kurang mampu di RSUD Mamuju, Senin 15 Januari.

Bukan hanya uluran tangan pertolongan, namun juga bentuk perhatian pemerintah bagi masyarakat. Pasien yang dikunjungi ialah, Rizki Alif umur 2 tahun penderita gizi buruk yang juga merupakan korban peredaran obat palsu dari Desa Pati’di.

Kemudian Reynaldi, bocah berumur 5 tahun asal Dungkait Kecamatan Tapalang yang menderita kanker darah atau leukimia. Ia tak juga dirujuk ke Makassar agar mendapat perawatan lebih baik sebab orangtuanya tak memiliki biaya yang cukup.

Sedang Marwah bocah 5 tahun penderita gagal ginjal asal Dusun Rea Kecamatan Kalukku yang ironisnya juga ditinggal kedua orang tuanya.

“Kunjungan ini sebagai bentuk perhatian kami kepada masyarakat, alhamdulillah dua pasien tersebut Rizki Alif dan Marwah sudah agak baik dan saat ini sedang dirawat intensif oleh dokter rumah sakit kita. Hanya renaldi yang akan kita rujuk dengan bantuan BPJS ke Makassar, saya pun juga akan turut membantu pembiayaannya,” ungkap Bupati Mamuju Habsi Wahid.

Terkait kunjungan tersebut, Habsi juga mengimbau kepada orang tua agar lebih berhati-hati dalam membeli obat terlebih jika yang menjual adalah orang asing. Hal ini sebagaimana yang dialami Riski Alif yang menjadi korban peredaran obat palsu.

“Orang tua juga harus lebih berhati-hati dalam memberi obat kepada anaknya. ini sudah kejadian, kalau obatnya tidak jelas jangan dibeli. Kita akan pantau apakah anak tersebut sakit karena obat palsu itu atau karena gizi buruk, jika karena obat maka kita akan bawa ke ranah hukum dan menindak tegas pelakunya,” tandas Habsi.

Sementara itu, dr Suhendra selaku dokter yang menangani ketiga pasien anak tersebut mengungkapkan bahwa dua orang pasiennya itu sudah menunjukkan kesehatan yang stabil. Hanya pasien Renaldi yang butuh penanganan serius dan hal itu mesti dirujuk ke Makassar.

“Untuk Riski Aluf dan Marwah keadaannya sudah lebih membaik daripada saat pertama kali masuk. Sisa kita berikan anti biotik dan obat-obatan penunjang serta gizi yang cukup agar kondisi badannya bisa membaik dan pulang. Hanya Renaldi yang butuh penanganan cepat sebab kondisi badannya jika dibiarkan berlarut maka kankernya akan semakin parah,” ungkap dr Suhendra.

Ia pun menambahkan dengan kehadiran Bupati Mamuju Habsi Wahid dapat membantu otang tua Renaldi agar segera merujuk anak tersebut ke spesialis di Makassar.

“Untuk kasus kanker darah kita berlomba dengan waktu, sebab penyakit tersebut butuh penanganan cepat sebelum menjalar dan penyakitnya menjadi kompleks. Sejak pertama masuk saya sudah rekomendasikan untuk rujuk. Semoga kedatangan Bupati dapat membantu orangtuanya agar penanganannya segera terlaksana,” tutup dr Suhendra. (bal/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *