Pansus Rampungkan Pembahasan Ranperda RTRW

  • Whatsapp
Pansus Rampungkan Pembahasan Ranperda RTRW

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) akhirnya selesai juga dibahas dan dirampungkan oleh tim Pansus DPRD bersama OPD terkait.

Setelah memperbaiki sejumlah redaksi kata dalam poin-poin pada pasal yang ada dalam Ranperda tersebut, sesuai dengan masukan dan tambahan oleh pihak DPRD maupun OPD, maka agenda selanjutnya ialah asistensi ke Provinsi Sulawesi Barat untuk mencocokkan dengan RTRW Provinsi yang telah ada.

Bacaan Lainnya

Pimpinan Rapat Pansus RTRW, Sugianto yang juga Wakil Ketua DPRD mengungkapkan bahwa Pansus penyusunan RTRW telah menyelesaikan pembahasan seluruh pasal dalam Ranperda, kini tinggal melangkah ke tahapan selanjutnya.

“Kami telah menyelesaikan seluruh pembahasan, sisa memperbaiki redaksi kata dan juga asistensi ke provinsi. Kemudian kita akan jadwalkan untuk rapat paripurna pandangan akhir fraksi di DPRD terkait Ranperda yang akan disahkan,” ungkap Sugianto usai rapat Pansus RTRW, Senin 8 Januari.

Mengenai rapat pandangan akhir Fraksi tersebut, Sugianto mengungkapkan akan dirangkaikan dengan sejumlah Ranperda yang juga telah selesai dibahas di DPRD.

“Kita akan rangkaikan dengan Perda lain agar tidak tunggal dibahas di paripurna,” tambahnya.

Akan tetapi, pansus RTRW masih menyertakan studi banding yang rencananya akan dilaksanakan pada pekan ketiga Januari dengan tempat Kota Pontianak sebagai referensi penentuan lahan basah dan kering di dalam RTRW.

“Studi banding itu untuk referensi pasal lahan kering dan basah. Kenapa Pontianak karena kontur tanah dan topografi wilayahnya sama seperti Mamuju,” urai Sugianto.

Sementara itu, Kepala Bidang Infrastruktur Badan Perencanaan, Penelitian dan pengembangan (Bapepan) Mamuju, Muhammad Iqbal mengungkapkan pihaknya akan segera berkoordinasi agar Ranperda RTRW tersebut segera tuntas.

“Alhamdulillah telah kita selesaikan pembahasan ditingkatan pansus. Kita masih berproses, segera kita akan lampirkan ke provinsi untuk penyesuaian kemudian juga dari pihak kementerian pusat juga ada penyesuaian. Sisa nanti hasil akhirnya bagaimana, yang jelas kita berharap segera dapat disahkan,” tandas Iqbal. (bal/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *