Pelayanan RS Regional Masih Lumpuh, Enam Bulan Kedepan Baru Normal

  • Whatsapp
Pelayanan RS Regional Masih Lumpuh, Enam Bulan Kedepan Baru Normal

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Pelayanan RS Regional sampai saat ini masih belum berjalan dengan normal sesuai yang diharapkan. Kondisi ini akibat mundurnya 17 dokter ahli.

Tentunya, Pemprov Sulbar harus berpikir cepat untuk mencarikan jalan terbaik agar pelayanan RS Regional bisa pulih kembali seperti biasanya dan tidak ada lagi pasien yang ditolak karena tidak memiliki dokter ahli.

Bacaan Lainnya

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan Pemprov sudah bekerja maksimal untuk mencarikan solusi yang terjadi di RS. Bahkan dalam waktu dekat akan melakukan pertemuan kembali dengan beberapa pihak.

“Minggu ini kita akan melakukan pertemuan kembai dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulselbar, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulbar, dan managemen RS,” kata Guburnur, Rabu 10 Januari.

Ia menambahkan pelayanan RS Regional ditargetkan akan kembali normal selama enam bulan kedepan. Sementara pihak Pemprov melakukan penataan managmen RS.

“Kita target empat bulan sampai enam bulan baru bisa kembali normal seperti biasanya,” tambahnya.

Gubernur juga membeberkan bersamaan itu pula RS baru Sulbar akan dioperasikan, sehingga pihaknya membutuhkan dukungan serta masukan dari semua elemen yang terlibat dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi di RS.

“Nanti bulan dua RS baru dioperasikan sembari kita melakukan pembenahan, makanya kita target enam bulan baru kembali normal,” ungkap Gubernur.

Direktur RS Regional Sulbar dr Andi Munasir menyampaikan pelayanan di RS masih tetap jalan. Namun pasien yang masuk akan diberikan pelayanan seadanya.

“Kita tetap terima pasien, tapi kalau dokter ahli tidak ada, maka akan dirujuk ke RS lain,” terangnya.

Pihaknya, akan terus memaksimalkan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang berobat di RS. Tapi tidak bisa dipungkiri pihaknya kekurangan dokter ahli saat ini.

“Yah inilah kenyataannya, tapi yang jelas pelayanan tetap kita jalankan,” tandasnya.(hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *