Pemkab Mamuju Turunkan Target PAD

  • Whatsapp
Pemkab Mamuju Turunkan Target PAD

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU — Tahun ini target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Mamuju turun sebesar Rp4.281.088.926. Dari Rp84.524.660.800 menjadi Rp80.353.572.874.

Penurun target PAD terjadi pada 14 dari 20 OPD. Meski nyaris semua OPD targetnya turun, namun ada tiga yang targetnya naik, seperti Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), RSUD, dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

Bacaan Lainnya

Sementara, tiga OPD lain targetnya masih sama dengan tahun 2017 lalu. Masing-masing, Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) sebesar Rp35.200.000, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) senilai Rp Rp16.800.000 dan Inspektorat sebesar Rp Rp10.000.000.

Kepala Bidang (Kabid) Anggaran, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mamuju, Ibrahim mengatakan, penurunan target dipicu banyak faktor. Salah satunya banyak OPD yang tidak mencapai target PAD tahun 2017. Dikhawatirkan, jika target meningkat akan akan memicu defisit.

“Makanya semua target di OPD dirasionalisasikan sesuai kemampuan masing-masing. Tentunya merujuk pada perolehan PAD 2017 lalu,” ujar Ibrahim, Senin 29 Januari.

“Faktor lain kenapa ada yang tergetnya ditambah, karena ada potensi di OPD itu yang belum maksimal. Nah tahun ini mereka berusaha untuk memaksimalkan potensi tersebut,” jelasnya.

Ibrahim menambahkan, selain itu, ada juga OPD yang sudah tidak ditarget PAD. Yaitu Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian. Tahun 2017, targetnya hanya Rp750.000,00, namun tahun ini dihapus lantaran tidak ada potensi yang bisa ditarik untuk menambah pendapatan daerah.

“Kemarin kan ada leges. Tapi potensinya sangat kecil. Makanya dihapus dari pada ditarget, tapi tidak ada realisasinya,” tandas Ibrahim. (bal/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *