Pengurusan Paspor Dipermudah, Agen Penyalur TKI Diperketat

  • Whatsapp
Pengurusan Paspor Dipermudah, Agen Penyalur TKI Diperketat

sulbarexpress.fajar.co.id, POLEWALI – Pemerintah Polewali Mandar mempermudah masyarakat yang ingin mengurus Paspor dengan bekerjasama pemerintah Negara Malaysia.

Keseriusan tersebut dilakukan untuk melindungi masyarakat Polman yang hendak menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia, karena masih seringnya terjadi penangkapan TKI dengan tidak memiliki paspor.

Bacaan Lainnya

Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar mengatakan semua masyarakat Polman yang hendak menjadi TKI di Malaysia tidak perlu repot mengurus paspor, karena Pemkab sudah bekerjasama dengan Felda salah satu perusahaan tenaga kerja Malaysia yang akan membiayai semua pengurusan dokumen warga Polman yang berniat bekerja di perusahaan tersebut.

“Tak usah repot kalau mau kerja di Malaysia langsung aja ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) nanti disana diuruskan paspor gratis. Karena kita sudah bekerjasama perusahaan Felda,” kata Ibrahim, Jumat 26 Januari.

Ia menambahkan tak ada lagi alasan warga Polman yang ingin menjadi TKI tanpa melengkapi dokumen jati diri, bahkan pihak pemkab melalui Disnaker akan membukakan rekening BRI secara cuma-cuma untuk mempermudah mereka mengambil gaji dan bertransaksi selama bekerja.

“Kalau mereka mau ambil gaji atau mau transferkan keluarganya di Indonesia, bisa langsung ke ATM,” tambahnya.

Ibrahim juga menyampaikan Disnaker akan diintruksikan memantau keberadaan TKI Polman agar apa yang sudah disepakati bersama perusahaan Felda berjalan sesuai harapan.

“Jadi kita juga mengawasi, kerjasama yang dibangun bersama Felda,” ungkap Ibrahim.

Selain itu, Ibrahim juga berjanji akan menertibkan kembali seluruh agen penyalur TKI di Polman untuk mencegah kejahatan human trafficking (perdagangan manusia) yang marak dilakukan agen TKI ilegal.

“Saya mintai keterangan kenapa masih banyak TKI tertangkap apakah dipekerjakan tanpa dokumen, kalau agen TKI itu ilegal kita tarik izinnya,” tegas Ibrahim.

Sedangkan, Kepala Bidang Tenaga Kerja Disnaker Polman Indar Jaya menuturkan jumlah keseluruhan warga Polman yang bekerja di Malaysia mencapai 10 ribu orang dan cenderung bertambah dari tahun ke tahun.

“Sulit dibendung karena tradisi masyarakat kita itu perantau,” tandasnya. (ali/hab)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *