Tunjangan Guru Sertifikasi Belum Dicairkan

  • Whatsapp
Tunjangan Guru Sertifikasi Belum Dicairkan

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Sebagian guru merasa resah akibat tunjangan sertifikasinya belum terealisasi selama tiga bulan. Kondisi ini disebabkan karena lambatnya penandatanganan Daftar Pengguna Anggaran (DPA) yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud Sulbar).

Atas kejadian itu, Dewan Pendidikan Sulbar melakukan klarifikasi dengan mengunjungi SMAN 1 Mamuju dan mendapat ada sebanyak Rp645 juta untuk tunjangan sertifikasi 65 guru belum terealisasi.

Bacaan Lainnya

Ketua Dewan Pendidikan Sulbar Ansar Hasanuddin mengatakan kunjungannya ke SMAN 1 Mamuju untuk memastikan langsung atas laporan yang didapatinya, dengan menemui sejumlah guru sertifikasi.

“Ada laporan masuk ke Dewan Pendidikan, makanya saya sendiri turun melakukan klarifikasi dan ingin mendengar langsung permasalahnnya,” kata Ansar, Rabu 24 Januari.

Sedangkan, Kepala SMAN 1 Mamuju Rusman menuturkan tunjangan sertifikasi guru juga menimpa pada 15 guru sertifikasi di SMAN 1 Mamuju, dimana dana tersebut tidak diterima sejak Oktober 2017 sampai menyebrang ke tahun anggaran 2018.

“Kita sudah bersurat ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan karena uang itu kan sudah ada dari dana transfer pusat, seharusnya sudah dibayarkan,” ucap Rusman.

Terpisah, Pengelola Sertifikasi Bidang Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Disdikbud Sulbar Asriani menjelaskan keterlambatan itu disebabkan lambatnya penandatanganan DPA pada semester IV tahun 2017. Sehingga pencairan anggarannya pun menyeberang hingga tahun 2018.

“Adanya salah perhitungan jumlah guru membuat keterlambatan penandatanganan DPA, baru sudah lewat batas waktu 30 Desember, makanya menyebrang ke tahun 2018 untuk DPA baru dan dicairkan. Tetap menggunakan anggaran tahun 2017,” terangnya.

Selain itu, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sudah mengirim DPA ke Biro Keuangan agar dapat segera diproses dan cepat dicairkan tunjangan sertifikasi guru.

“Kita sudah kirim permohonan ke Biro Keuangan. Biasanya, 30 hari baru dapat cair. Bergantung di Biro Keungan juga,” tandasnya. (hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *