Pemilihan Pelajar Pelopor Nasionalm, Siswi SMAN 1 Majene Wakili Sulbar

  • Whatsapp
Pemilihan Pelajar Pelopor Nasionalm, Siswi SMAN 1 Majene Wakili Sulbar

sulbarexpress.fajar.co.id, MAJENE – Salah satu siswa SMAN 1 Majene Siti Luluiyah Imtiyah Fahmi, berhasil merebut juara pertama pada pemilihan pelajar pelopor keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan se-Provinsi Sulawesi Barat.

Siti Luluiyah berhak melangkah ke pemilihan pelajar pelopor tingkat nasional untuk bersaing dengan perwakilan pelajar pelopor lainnya dari seluruh provinsi di Indonesia.

“Pemilihan pelajar pelopor digelar pada 26 Februari sampai 2 Maret 2018 di Bogor, Jawa Barat,” Mithhar Thala Ali Kepala Dishub Majene, Senin 26 Februari.

Menurut Mithhar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Majene telah melakukan seleksi pemilihan kegiatan pelajar pelopor keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan tingkat kabupaten.

“Kementerian Perhubungan menetapkan Siti Luluiyah terbaik. Alhamdulillah, dari sekian siswa yang mengikuti seleksi, Siti Luluiya sebagai siswa SMAN 1 Majene berhasil merebut juara di tingkat provinsi dan berhak mewakili Sulbar di tingkat nasional. Mudah-mudahan, bisa merebut juara lagi di tingkat nasional,” kata Mithhar.

Dikatakan, berhasilnya Siti Luluiya ke tingkat nasional, menjadi kebanggaaan tersendiri bagi Provinsi Sulawesi Barat, khususnya
Kabupaten Majene.”Ini jadi momentum terbaik bagi Dishub Majene, karena pemilihan pelajar pelopor ini yang pertama kali diikuti dari Kabupaten Majene,” ujarnya.

Mithhar mengatakan, kegiatan pelajar pelopor untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan di kalangan pelajar dalam rangka pembentukan karakter budaya keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.

“Ini pemilihan secara seleksi, bukan penunjukan. Para peserta diseleksi mulai dari tingkat Kabupaten dan provinsi. Untuk bisa menuju ke tingkat nasional seleksinya melalui Kementerian Perhubungan.

Peserta dari kegiatan seleksi pelajar pelopor keselamatan ini, diuji dengan penilaian meliputi karya tulis tentang pengetahuan di bidang lalu lintas dan angkutan jalan serta wawancara,” pungkasnya. (hfd/smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *