Sambut Tim Verikasi Parpol, PKB Gelar Zikir Bersama

  • Whatsapp
Sambut Tim Verikasi Parpol, PKB Gelar Zikir Bersama

sulbarexpress.fajar.co.id, POLEWALI – Dalam menyambut tim verifikasi parpol dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Polman, DPC PKB Polman melaksanakan zikir bersama di Kelurahan Pekkabata, Kamis 1 Pebruari.

Zikir bersama yang dilaksanakan DPC PKB Polman dengan menggandeng santri pesantren Nahdalatul Ulum sebagai tanda agar mendapat berkah dalam melaksanakan tugas Partai.

Bacaan Lainnya

Ketua DPC PKB Polman Amiruddin menjelaskan kebiasaan PKB tidak pernah terlepas zikir dan salawat kepada Allah dan Nabi Muhammad, olehnya berdasarkan hasil musyawarah anggota partai dihasilkan kesimpulan dalam rangka penjemputan tim verifikasi parpol digelar acara religius bernuansa islami.

“Inilah kebiasaan kita di PKB yang membedakan dengan partai lainnya dengan selalu melaksanakan zikir dan salawat,” kata Amiruddin.

Ia menambahkan sesuai persyaratan PKB telah menyiapkan 57 orang pengurus partai untuk diverifikasi termasuk keterwakilan 30 persen kaum perempuan yang berjumlah delapan orang.

“Kami hadir apa adanya dengan penuh ketawadhuan, semoga verifikasi partai ini berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Amiruddin juga menyampaikan di pemilihan legislatif 2019 PKB telah menargetkan meraih tujuh kursi dan berharap bisa menjadi partai pemenang di Polman, kata dia, untuk mencapai target tersebut PKB telah menyiapkan strategi dan trik khusus yang belum bisa dipublikasikan.

“Perkembagan caleg kita sudah memenuhi persyaratan apalagi ketua PKB Sulbar adalah anggota DPD RI yang memiliki basis massa real, tentunya ada upaya trik yang masih kami rahasiakan,” ungkap Amiruddin.

Selain itu, kriteria caleg PKB tidak mesti kader Nahdatul Ulama (N.U), namun harus memiliki rekomendasi dari PB NU, sedangkan caleg PKB beragama non muslim saat ini sudah dua orang yang mendaftar.

“Kita juga mengakomodir caleg beragama non muslim sesuai peraturan partai dan sudah ada dua orang yang mendaftar,” bebernya.

Sementara itu, Komisioner KPU Polman Fitrinela Patonangi menuturkan syarat verifikasi kepengurusan dan keanggotaan akan melihat susunan kepengurusan yang mewakili keterwakilan 30 persen kaum perempuan.

“Selain verifikasi pengurus partai kita juga melakukan verifikasi organisasi,” tandasnya.(ali/hab)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *