Gelar Pertemuan Tertutup, Gubernur Tantang KPK Berkantor di Pemprov

  • Whatsapp
Gelar Pertemuan Tertutup, Gubernur Tantang KPK Berkantor di Pemprov

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Rombongan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia tiba di Sulbar, Senin 12 Maret, langsung melaksanakan pertemuan tertutup dengan Pemprov Sulbar.

Tim KPK yang berkunjung di Sulbar ada empat orang. Diantaranya tiga laki-laki dan satu perempuan.

Bacaan Lainnya

Dijadwalkan pada Senin 12 Maret kemarin KPK RI melaksanakan pertemuan dengan Pemprov Sulbar. Namun dalam pertemuannya dilakukan secara tertutup dan melarang awak media mengabadikan gambar.

Saat selesai pertemuan tertutup yang dilakukan rombongan KPK RI dengan Pemprov Sulbar, rombongan KPK RI tidak ingin berkomentar banyak atas pertemuannya tersebut.

“Nanti yah, kita sampai hari Kamis di sini (12 hingga 15 Maret, red),” kata salah satu rombongan KPK yang tidak diketahui namanya.

Sedangkan, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengungkapkan pertemuannya dengan rombongan KPK RI hanya membahas perkembangan pembangunan Sulbar kedepan dan sekaligus memberikan pemahaman pentingnya menghindari pelanggaran hukum.

“Saya hanya tawarkan berkantor di Pemprov, karena KPK merencanakan semua Provinsi untuk menempatkan orang-orangnya untuk mendapingi dan membimbing kita dalam mengelola pemerintah yang baik,” kata Gubernur.

Ia menambahkan Pemprov Sulbar juga memberikan penawaran jika KPK RI menginginkan untuk berkantor di Pemprov, pihaknya akan menyediakan ruangan agar bisa mengawasi dan membimbing Pemprov dalam mengelola Sulbar kedepan.

“Sesuai dengan visi-misi saya yaitu bebas dari korupsi, jadi saya sampaikan kalau berkenan KPK berkantor di Pemprov saja, masih banyak yang kosong di sini, karena ada dua orang yang akan ditempatkan di sini,” tambahnya.

Gubernur juga mengungkapkan komitmen pemprov zero korupsi akan terus dijaga, begitu dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak bermain-main dalam mengunakan anggaran maupun menjalankan program kerja.

“Kita ingin tidak ada lagi yang korupsi, kan itu yang kita inginkan terutama kita bahas juga bagaimana membantu para pengusaha lokal kita,” tandasnya. (hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *