KONI-Pemkab Majene Bahas Persiapan Porprov

  • Whatsapp
KONI-Pemkab Majene Bahas Persiapan Porprov

sulbraeexpress.fajar.co.id, MAJENE  – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulbar bersama Pemkab Majene menggelar rapat koordinasi (Rakor), di ruang rapat Wakil Bupati Majene, Senin 19 Maret.

Pertemuan ini membahas sejumlah persiapan sarana dan prasaran serta kesiapan anggaran dalam rangka pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) III yang dipusatkan di Kabupaten Majene.

Bacaan Lainnya

Ketua KONI Majene Hasanuddin Mandra menyatakan siap melaksanakan kegiatan Porprov Sulbar III di Majene, sebagai tuan rumah.

“Jadi kalau ada yang mengatakan, Majene tidak siap, jangan percaya,” ungkap Hasanuddin, di hadapan pengurus KONI Sulbar.

Hasanuddin mengatakan, sejauh ini belum mendapat kepastian tentang penetapan besaran anggaran pelaksanaan Porprov. “Kita berharap, melalui rakor ini, ada penetapan anggaran pelaksanaan Porprov,” tuturnya.

Selain penetapan besaran anggaran, lanjutnya, juga dibutuhkan penetapan jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Agar Pemkab Majene dapat melaksanakan pembangunan sejumlah sarana dan prasarana olahraga.

“Pemkab sudah menyiapkan anggaran kurang lebih Rp5,5 miliar untuk rehabilitasi atau pembangunan baru sarana dan prasaran olahraga. Hanya saja belum dapat melaksanakan tender pembangunan karena belum ada penetapan cabang olahraga,” urai Hasanuddin.

Kesiapan KONI Majene dalam melaksanakan Porprov III mendapat apresiasi dari Ketua KONI Sulbar Hamid. Ia juga menyatakan, belum dapat memberikan gambaran tentang pelaksanaan Porprov III, karena belum mengetahui sejumlah item yang akan dibiayai.

“Sesuai hasil rapat kami, terdapat 32 cabang olahraga yang kita sepakati, tapi itu belum final, karena masih ada cabang olahraga lainnya,” tutur Hamid.

Ia mengaku, telah mengusulkan anggaran kegiatan Porprov ke Pemprov Sulbar kurang lebih Rp20 miliar dengan empat item kegiatan yang paling mendasar, yakni Porprov, Pra PON 2019, biaya operasional KONI dan bantuan cabang olahraga.

“Cukup besar kita usulkan, kurang lebih Rp20 miliar. Tapi eksekutif dan legislatif hanya mengakomodir sebesar Rp7,62 miliar. Kami masih menunggu informasi dari Pemkab Majene, berapa kira-kira yang dibutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Majene Fahmi Massiara mengatakan dengan keterbatasan anggaran, maka pelaksanaan Porprov Sulbar III harus berdasarkan anggaran yang ada.

“Kalau anggaran tidak memadai, berarti solusinya ada pemangkasan cabang
olahraga,” singkat Fahmi.

Dalam rakor tersebut, dihadiri Wakil Bupati Majene Lukman, Wakil Ketua KONI Sulbar Naskah M Nabhan, Sekretaris KONI Sulbar Hasrat Lukman, Sekretaris KONI Majene Jainuddin Sayadul serta sejumlah kepala OPD terkait. (hfd/smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *