Pembekalan CPNS Kemenkumham Baru, Yasonna: Jadilah Mata dan Telinga Saya dalam Bekerja

  • Whatsapp
Pembekalan CPNS Kemenkumham Baru, Yasonna: Jadilah Mata dan Telinga Saya dalam Bekerja

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Yasonna H Laoly memberikan motivasi pada pembekalan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kantor Gubernur Sulbar, Jumat 9 Maret.

Pembekalan tersebut diikuti dua Provinsi yakni Sulbar dan Sulteng yang sudah dinyatakan lulus CPNS. Adapun peserta CPNS Sulbar 142 orang, sedangkan Sulteng sebanyak 221 orang, namun yang hadir 121 orang.

Bacaan Lainnya

Menkumham RI Yasonna H Laoly mengatakan adanya tunas-tunas pengayom baru dalam lingkup Kemenkumham bisa menambah informasi perkembangan maupun instruksi pemerintah Sulbar. Sehingga bisa turut andil dalam memberikan kontribusi menjaga hukum yang sudah diatur undang-undang untuk tidak dilanggar.

“Saya menuntut anda semua agar tetap bersih, jujur, dan disiplin dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab. Sampai kapanpun melaksanakan tugas sebagai petarung sejati, kamu akan memegang tongkat estafet kepemimpinan di Kemenkumham,” kata Yasonna di hadapan ratusan CPNS Kemenkumham Sulbar-Sulteng yang baru lulus.

Ia menambahkan untuk menjalankan tugas dan fungsinya dimanapun berada agar selalu mengedepankan regulasi yang ada serta selalu memberikan inovasi baru di Kemenkumham agar bisa terus berkembang dalam melayani masyarakat.

“Saya meminta, kamu menjadi mata dan telinga saya di tempat kamu bekerja. Laporkan penyimpangan, pelanggaran hukum, penyimpangan SOP dan segala sesuatu yang tidak benar, laporkan kepada saya,” tambahnya.

Yasonna juga menyampaikan menjadi kewajiban Kemenkum untuk menjaga dan mengawasi setiap kinerja yang dilakukan pegawai terutama para pegawai yang baru lulus. Baik itu saat bekerja di Lapas, Imigrasi maupun tempat bekerjanya yang lain.

“Anak-anak kita yang baru ini untuk dijaga moralitasnya, makanya kita kasih pesan agar mereka betul-betul menjadi orang jujur dan berintegritas. Karena mereka melalui seleksi yang terbuka dan bersih,” ungkap Yasonna.

Menteri juga berpesan agar para pegawai baru lulus untuk tidak bermain-main dalam melaksanakan tugas, apatahlagi mencoba melakukan pelanggaran hukum maupun terlibat dalam narkoba.

“Kemarin sempat ada satu orang yang baru lulus, langsung kita pecat karena terlibat mengkonsumsi narkoba saat dilakukan tes urine dan hasilnya positif. Jadi tidak ada toleransi bagi pegawai yang melanggar hukum,” tegas Yasonna.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengungkapkan kedatangan Menteri Hukum dan Ham diharapkan bisa membawa spirit dan semangat baru dalam menegakkan hukum terutama di bawah kewenangan Kemenkumham.

“Kita harap tambah meningkat penegakkan hukum yang dilakukan Kemenkumham terutama dalam memberikan kesadaran dan pelayanan bagi masyarakat Sulbar yang berada dalam Rumah Tahanan (Rutan),” terangnya.

Selain itu, Pemprov Sulbar akan selalu membantu dan menjalin koordinasi dengan baik bersama Kemenkumham agar penegakkan hukum di Sulbar bisa berjalan sesuai undang-undang yang berlaku, terutama dalam pemberantasan narkoba yang kerap terjadi di Lapas.

“Jadi mari kita bekerja bersama-sama melindungi dan mengembangkan Sulbar kedepan,” tandasnya.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar, Wakapolda Sulbar, Sekjen Kemenkum, staf khusus dan penasihat menteri, Kakanwil Hukum dan Ham Sulbar-Sulteng, Kepala BPN Sulbar, dan pimpinan instansi vertikal. (hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *