Sulbar-Kalsel Bangun Kerjasama, Fokus Pengembangan SDA dan SDM

  • Whatsapp
Sulbar-Kalsel Bangun Kerjasama, Fokus Pengembangan SDA dan SDM

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Pemprov Sulbar menjalin kerjasama dengan Provinsi Kalimantan Selatan. Kedua daerah ini akan fokus pada Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Kerjasama tersebut dibuktikan dengan melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama pemerintah provinsi Sulbar dengan Kalimantan Selatan di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Jumat 9 Maret malam.

Bacaan Lainnya

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan kerjasama yang dibangun dengan Pemprov Kalsel akan lebih mendorong pengelolaan SDA dan SDM demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat masing-masing daerah.

“Kesepakatan yang telah ditandatangani ini juga sebagai anjuran Presiden yang mengatakan semua provinsi harus membuat sesuatu yang dapat saling menutupi produk satu sama lainnya,” kata Gubernur.

Ia menambahkan pihaknya saat ini sementara dalam membangun infrastruktur demi melancarkan pengelolaan semua potensi dari sektor pertanian yang dimiliki Sulbar untuk percepatan pertumbuhan ekonomi.

“Kami akan fokus di bidang pertanian, perikanan, perkebunan dan peternakan atau apapun dengan tetap membuat alam kita lestari,” tambahnya.

Gubernur juga menyampaikan kerjasama tersebut akan dijalankan oleh perusahaan daerah masing-masing, posisi OPD hanya akan sebagai pemberi support, pengatur regulasi dan mengurus administrasi.

“Saya sudah perintahkan OPD untuk ditindaklanjuti dengan mendorong perusahaan-perusahaan daerah, karena tidak mungkin pemerintah yang berbisnis. Mudah-mudahan cepat ditindaklanjuti agar kita cepat saling menutupi,” ungkap Gubernur.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Kalsel Rudi Resnawan mengungkapkan kesepakatan bersama tersebut merupakan suatu keberkahan untuk dua provinsi dalam upaya pengoptimalan potensi-potensi yang dimiliki oleh dua daerah agar bisa dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Nota kesepahaman  yang telah kami setujui tadi merupakan sebuah payung hukum untuk menindaklanjuti kerjasama di beberapa bagian yang merupakan potensi dua daerah, dengan adanya payung hukum ini lebih memudahkan bagi masyarakat dua daerah untuk melakukan kerjasama,” terangnya.

Rudi melanjutkan, suatu daerah tidak dapat bekerja sendiri, harus saling berhubungan dengan daerah lain, saling membutuhkan, harus saling bertoleransi dan bekerjasama.

“Kami harapkan kerjasama ini juga membuka pintu bagi dua provinsi untuk melanjutkan peluang kerjasama yang lain. Kami mengharapkan produk seperti kakao karena masih kurang di perkebunan kami, juga kopi dan lainnya yang penting bisa meningkatkan kondisi masyarakat kami,” ujar Rudi.

Selain itu, Rudi juga menyampaikan secara pribadi apresiasi dan terimakasihnya atas Sulbar yang telah menjadi saudara dan mengatakan, tidak ada salahnya melanjutkan kerjasama yang telah terlebih dahulu dilakukan oleh para pendahulu.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kapolda Sulbar, para pimpinan OPD lingkup Sulbar dan lingkup Kalsel, Plt Wakil Ketua 3 DPRD Sulbar Arman Salimin, Ketua Komisi II DPRD Sulbar Sudirman, dan ketua Kadin Sulbar Taslim Tammauni. (hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *