RSUD Provinsi Difungsikan, Harapan Besar untuk Rumah Sakit Baru

  • Whatsapp
RSUD Provinsi Difungsikan, Harapan Besar untuk Rumah Sakit Baru

sulbarexpress.fajar.co.id, MAMUJU – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi yang baru mulai difungsikan. Meskipun pemprov belum menjadwalkan peresmian, manajemen rumah sakit sudah mulai memberikan pelayanan.

Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar mengatakan RSUD Provinsi yang baru sengaja dioperasikan agar bangunan yang sudah selesai dikerjakan bisa dirasakan fasilitasnya oleh masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Bacaan Lainnya

“Saya sengaja berkunjung ke sini (rumah sakit, red) untuk melihat langsung apakah sudah layak digunakan, dan alhamdulillah hasil pantuan kami RSUD ini sudah bisa digunakan,” kata Enny, Senin 30 April.

Ia menambahkan dengan difungsikannya RSUD baru semakin banyak dokter-dokter spesialis yang ingin mengabdi di rumah sakit. Dirinya juga berharap pelayanan kesehatan semakin ditingkatkan kepada para pasien.

“Kalau sarana dan prasarananya sudah maksimal, tinggal kita resmikan nanti setelah kita lengkapi semua persyaratan yang harus kita penuhi sebelum soft opening,” tambahnya.

Enny juga menyampaikan tenaga kerja pada RSUD baru sudah mulai juga bekerja seperti cleaning service yang sudah sebanyak 140 orang. Diharapkan kepada semua jajaran rumah sakit menjaga dan merawat RSUD baru.

“Dokter spesialis pun sudah bertahap masuk. Jadi proses satu sampai dua bulan kedepan sudah mulai dioperasikan,” ungkap Enny.

Sedangkan, Direktur RSUD Provinsi dr Andi Munasir mengungkapkan sarana dan prasarana sudah dilengkapi di RSUD yang baru, dengan RSUD tipe C pihaknya sudah memenuhi persyaratan.

“Kalau dokternya sudah masuk, berarti sudah bisa melayani secara maksimal. Saya baru dapat satu dokter untuk penyakit dalam dan bulan depan kita dapat lima dokter lagi,” ujarnya.

Sementara itu, lanjut Munasir semua persyaratan untuk memenuhi RSUD tipe B akan terus diupayakan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat Sulbar yang membutuhkan pelayanan kesehatan bisa secara maksimal.

“Kita berharap para pekerja bisa memberikan pelayanan yang terbaik. Disamping itu kita juga upayakan untuk memberikan pelatihan-pelatihan baik itu menghadapi pasien maupun menu masakan untuk pasien,” tandasnya. (hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *