Angkatan 43, Polda Gelar Tradisi Pembaretan Sabhara

  • Whatsapp
Angkatan 43, Polda Gelar Tradisi Pembaretan Sabhara

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Pembaretan dilingkungan Polri sudah menjadi tradisi untuk memberikan kebanggaan kepada para bintara remaja bahwa satuan sabhara adalah kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap individu Polri.

Seperti yang saat ini dijalani oleh 137 bintara remaja angkatan 43 Polri, setelah mengikuti masa orientasi atau pengenalan lingkungan kerja selama 3 (tiga) bulan akhirnya mengikuti tahapan terakhir yaitu Tradisi pembaretan.

Bacaan Lainnya

Kabid Humas AKBP Hj. Mashura mengatakan tradisi pembaretan Sabhara merupakan tradisi yang selalu dilaksanakan Polri, dimana Proses penerimaan Bintara Baru yang dilakukan secara turun-temurun.

“Ini tujuannya agar saat bertugas dilapangan mereka dapat lebih menghargai seniornya (hierarki) yang setingkat lebih tinggi sekaligus untuk meningkatkan Respek dan ketanggapan saat menerima perintah dari atas langsung,” kata AKBP Mashura, Kamis 18 Juli.

Ia menambahkan tradisi pembaretan Bintara Remaja ini diawali dengan kegiatan long mars yang dipimpin langsung oleh Direktur Sabhara Kombes Pol Mohamad Syarif Harjosaputro dengan route perjalanan star dari Polda Sulbar melewati Masjid Suada kemudian ke lapangan ahmad kirang, rumah sakit umum menuju mamuju city dan finis di kali mamuju untuk melaksanakan upacara pembaretan.

Sedangkan, Direktur Sabhara Kombes Pol Mohamad Syarif Harjosaputro mengingatkan kepada seluruh bintara remaja agar tidak memaksakan diri selama proses perjalanan yang dilakukan dalam tradis pembaretan.

“Jika merasa tidak sehat langsung laporkan kepada komandan peletonnya agar diberikan perawatan, jangan sampai berakibat fatal untuk keselamatan karena rute yang aka dilalui cukup menantang,” ungkap Mohamad Syarif.

Mohamad Syarif juga menyampaikan seluruh bintara remaja dilepas, dengan penuh semangat 45 mereka mengawali long mars dengan bernyanyi untuk membakar semangat demi memenuhi seluruh rangkaian tradisi pembaretan.

“Akan ada juga prosesi penyiraman bunga dan pemasangan Baret. Kita harap para bintara remaja mampu mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional,” ungkap Mohamad Syarif.

Selain itu, lanjut Mohamad Syarif pihaknya mengingatkan agar seluruh personel menjalankan tanggungjawab yang baik dan profesinal demi pelayanan masyarakat Sulbar.

“Aplikasikan hal-hal yang positif yang didapatkan selama masa orientasi dan jangan melakukan tindakan yang dapat merusak citra polri maupun jadilah kebanggaan instansi Polri,” tandasnya. (hab)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *