Bangun Sinergitas, KPID terima Kunjungan Loka Monitor Mamuju

  • Whatsapp
Bangun Sinergitas, KPID terima Kunjungan Loka Monitor Mamuju

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Keberadaan Lembaga Penyiaran Swasta (LPS), khususnya radio sangat dibutuhkan masyarakat ditengah perkembangan arus informasi saat ini.

Olehnya itu, setiap pelaku usaha harus mematuhi agar radio yang dibina dapat berjalan dan berada pada koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut, disampaikan Kepala Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Mamuju Rachim Pribadi, dirinya mengatakan silaturrahmi dilakukan untuk memastikan pihak terus berada dijalur yang sudah diatur.

“Apalagi saya merupakan pimpinan baru tentu Loka Monitor guna meningkatkan pelayanan terhadap spektrum frekuensi radio, baik yang beroperasi di darat, udara maupun laut, maka membangun kerjasama dengan stakeholder penyiaran termasuk KPID Sulawesi Barat adalah sesuatu yang mutlak dilaksanakan,” kata Rachim.

Ia menambahkan kerjasama yang dibangun terus dilakukan agar apa yang dijalankannya mendapat respon positif.

“Kita sangat berharap ada jalinan kerjasama antara Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Mamuju dan KPID Sulbar dalam menata Lembaga Penyiaran di daerah ini, membangun kerjasama dalam hal perizinan dan pengawasan isi siaran,” tambahnya.

Rachim juga menegaskan salah satu fungsi Loka adalah menertibkan dan memberhentikan Lembaga Penyiaran yang tidak patuh terhadap aturan termasuk pengunaan alat yang dipergunakan bila tidak memenuhi standar.

Sementara itu, Wakil Ketua KPID Sulbar Budiman Imran, didampingi Koordinator Pengawasan Isi Siaran, Busran Riandhy dan Ahmad Safri Rasyid serta Koordinator Kelembagaan, Sri Ayuningsih menyambut baik langkah Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Mamuju melakukan silaturahmi.

Dikatakan, Kerjasama sangat dibutuhkan dalam menata lembaga penyiaran didaerah ini. Dalam kurun waktu kurang lebih 5 bulan masa tugas KPID Sulbar 2019-2022, telah memfasilitasi terbitnya izin Penyelenggara Penyiaran (IPP) bagi radio-radio swasta, dan sedang melakukan pembinaan dan pendampingan pengurusan perizinan bagi radio pemerintah daerah.

” KPID Sulbar periode 2019-2022 ini, dalam usia 5 bulan telah menyerahkan IPP, pada 2 LPS yang ada di Kabupaten Polewali Mandar dan Mamuju Tengah,” tandasnya.(hab)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *