Bursa Inovasi Desa, Saal: Pasangkayu Raih Juara Harapan 1 Skala Nasional

  • Whatsapp
Bursa Inovasi Desa, Saal: Pasangkayu Raih Juara Harapan 1 Skala Nasional
MENGHADIRI. Wakil Bupati HM Saal saat menghadiri acara bursa inovasi desa di Kecamatan Bambaira, Selasa 23 Juli 2019.

PASANGKAYU, SULBAR EXPRESS – Pemerintah Kabupaten Pasangkayu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten menggelar Bursa Inovasi Desa.

Dengan mengangkat tema, ‘datang, komit, tiru, maju,’ Bursa inovasi desa kawasan yang meliputi tiga kecamatan yakni, Kecamatan Bambalamotu, Bambaira, Sarjo digelar dikantor Camat Bambaira, Selasa 23 Juli.

Bacaan Lainnya

Hadir diacara tersebut, Wakil Bupati Muhammad Saal, Wakil Ketua DPRD Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa, Kepala Dinas PMD Pasangkayu Arfan Lasibe, Camat Bambaira Budi Aswin, Kasat Sabhara Polres Mamuju Utara (Matra) AKP Sukaryono, serta warga masyarakat kawasan Bambarasa.

Dalam sambutan Kadis PMD Pasangkayu, Arfan Lasibe mengatakan, progam inovasi desa bukanlah hal yang baru, akan tetapi kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kreativitas dalam memacu inovasi dalam rangka percepatan pembangunan maupun penuntasan kemiskinan yang ada di desa. Hal tersebut merupakan output yang kita harapkan, karena program inovasi desa ini sudah dimulai sejak tahun 2017. Sementara tahapan demi tahapan kegiatan sudah dilaksanakan.

“Saya melihat, apa yang telah kita hasilkan selama ini di dalam proses pengelolaan APBD desa baik yang bersumber dari dana desa (DD) maupun dari alokasi dana desa ini sudah cukup luar biasa. Capaian yang bisa kita buktikan diantaranya, pembukaan jalan mencapai ratusan kilo meter, pembangunan posyandu, serta peningkatan jalan dan drainase. Namun demikian, itu semua masih didominasi oleh pembangunan fisik atau pembenahan infrastruktur desa,” kata Arfan.

Menurutnya, dengan adanya inovasi desa ini, diharapkan mampu memacu kreativitas dan menggali potensi lokal yang dimiliki desa untuk mengembangkan usaha dan percepatan yang berskala desa.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan serius, sebab disiarkan secara langsung karena telah terkoneksi dengan website Kementrian Desa (Kemendes) melalui aplikasinya, sehingga apa yang kita hasilkan dalam kegiatan ini akan terbaca di tingkat pusat. Dalam kegiatan ini, saya berharap adanya dukungan dari Pemda, DPRD, OPD terkait, dan unsur Muspida Pasangkayu,” tutur Arfan.

Pada kesempatan yang sama, Wabup Pasangkayu Muhammad Saal menyampaikan, kegiatan ini merupakan acara yang sering kita laksanakan dengan harapan bagaimana seluruh desa yang ada di Kabupaten Pasangkayu bisa mempunyai inovasi, kemauan, dan semangat apa yang harus dilakukan di setiap desa yang ada di Pasangkayu.

“Pemda sangat menghargai apa yang telah diperoleh oleh Kabupaten Pasangkayu melalui Dinas PMD yang telah meraih juara harapan 1 dalam bursa inovasi desa skala nasional belum lama ini, dan ini merupakan capaian luar biasa mengingat jumlah kabupaten di Indonesia ada sekitar 600 kabupaten, namun kita bisa memperoleh urutan keempat, sehingga hal tersebut harus kita apresiasi,” papar Saal.

Ia menjelaskan, masyarakat di Kabupaten Pasangkayu terkhusus di wilayah Bambarasa ini harus kita dorong secara maksimal untuk bisa melakukan inovasi. Karena jika kita tidak bisa kerjasama dengan masyarakat, maka kita akan mengalami kesulitan, baik itu pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, maupun pemerintah desa.

“Kita akan kesulitan melakukan hal – hal yang kita (pemerintah) inginkan apabila tidak didukung oleh masyarakat. Pengertian inovasi itu sangat sederhara, yaitu apa yang bisa kita lakukan disebuah tempat di dalam masyarakat manapun dengan merubah suatu wujud menjadi wujud yang lebih berguna. Apabila kita tidak bisa merubah wujud tersebut, maka inovasi kita belum berhasil,” demikian Saal. (ndi/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *