DLHK Kaji Dokumen Amdal Pembangunan PLTB

  • Whatsapp
DLHK Kaji Dokumen Amdal Pembangunan PLTB
HADIR. Wakil Bupati Majene Lukman didampngi Kepala DLHK Majene Sudirman hadir pada rapat komisi dokumen Amdal, di Sandeq Room Hotel Villa Bogor Majene, Rabu 3 Juli 2019.

MAJENE, SULBAR EXPRESS – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) berkapasitas 65 Mega Watt (MW) wilayah Majene mulai berproses.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Majene, sudah melaksanakan rapat Komisi Penilaian Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), Rencana Kelola Lingkungan (RKL) dan Pencana Pengelolaan Lingkungan (RPL), di Sandeq Room Hotel Villa Bogor Majene, Rabu 3 Juli.

Bacaan Lainnya

Kepala DLHK Majene Sudirman menyampaikan, penilaian dokumen Amdal akan menjadi masukan dan pedoman bagi penanggungjawab usaha dalam melakukan pengelolaan lingkungan

“Amdal, UKL, UPL, RPL, RKL dan dokumen lingkungan hidup lainnya, merupakan instrument pencegahan, pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup, sesuai yang telah diamatkan Undang-undang nomor 32 Tahun 2009, yang mencakup Perencanaan, Pemamfaatan, Pengendalian, Pemeliharaan, Pengawasan maupun dalam Penegakan Hukum,” terang Sudirman, kemarin.

Sementara itu, Wakil Bupati Majene Lukman Nurman mengatakan, rencana pembangunan PLTB di Majene, akan sangat berarti bagi masyarakat Majene. “Sebelum membangun tentu perlu sejumlah kajian, supaya tidak menimbulkan masalah dikemudian hari,” katanya.

Ia mengucapkan, sebagai pimpinan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene, sangat berterima kasih atas rencana pembangunan PLTB atau Energy Bayu di Majene. “Kita sangat mengharapkan adanya pembangunan PLTB ini dan seluruh pimpinan OPD serta semua yang hadir dapat memberi kontribusi yang positif demi kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Lukman berharap, kepada seluruh peserta yang hadir pada pertemuan, kiranya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara serius.”Jangan main-main, karena pertemuan ini sangat menentukan proses pembangunan PLTB. Bila pembangunan ini terlaksana tentu akan memberi dampak yang luar biasa bagi masayarakat Majene,” ujarnya.

Hadir dalam rapat Forkopinda Majene, Laskita dan Tim selaku Pemrakarsa PT Majene Energi Bayu Agung Pandudewata dari Tim Konsultan Penyusun Dokumen dari PT Hatfield Indonesia, para pimpinan OPD, Camat, Lurah serta para undangan lainnya. (hfd/smd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *