Kerjasama Pemkab dengan Stasiun Karantina, Agus: I-Mace Permudah Pelayanan

  • Whatsapp
Kerjasama Pemkab dengan Stasiun Karantina, Agus: I-Mace Permudah Pelayanan
BUKA FGD. Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa saat membuka Focus Group Discussion (FGD) di ruang pola kantor Bupati Pasangkayu, Selasa 2 Juli 2019.

PASANGKAYU, SULBAR EXPRESS – Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa membuka acara Focus Group Discussion (FGD), di ruang pola kantor bupati, Selasa 2 Juli.

Kegiatan FGD tersebut dalam rangka Bulan Bakti Karantina Pertanian ke-142 dengan tema, ‘Akselerasi Ekspor Pertanian Bersama Pemda Pasangkayu dan penyerahan aplikasi Indonesian Map of Agricultural Commodities Eksport (I-Mace).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutan Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa mengatakan diskusi ini dilaksanakan dalam rangka memperkenalkan sekaligus menyerahkan aplikasi dari Stasiun Karantina Pertanian kepada Pemkab Pasangkayu guna meningkatkan pemahaman kita tentang komoditas ekspor.

Sehingga lebih mudah dalam mengontrol alur keluar masuknya ekspor impor barang, khususnya pada sektor pertanian di Kabupaten Pasangkayu.

“Saat ini kita memasuki era digital, apabila kita tidak menguasai teknologi maka kita akan hilang (tertinggal). Namun demikian, di sisi lain, teknologi juga bisa menghancurkan bangsa karena massifnya provokasi yang mudah sekali dipercayai oleh masyarakat,” katanya.

Menurut Agus, dirinya mengapresiasi hadirnya aplikasi I-Mace karena dapat memudahkan dirinya untuk memantau sekaligus mengetahui data ekspor pertanian maupun perkebunan di Pasangkayu maupun Sulbar pada umumnya.

“Selain itu, aplikasi ini juga akan semakin mendekatkan pelayanan karena kita tidak perlu lagi menyurat untuk meminta data, serta sejalan dengan semangat keterbukaan di era digital melayani (Dilan) sebagaimana yang kini tengah digalakkan oleh Presiden Jokowi,” tutur Agus, Bupati dua periode ini.

Sementara itu, Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Mamuju-Sulbar drh Akhmad Alfaraby menyampaikan aplikasi I-Mace akan mengkoneksikan pihak Karantina dengan Pemkab Pasangkayu secara online.

“Aplikasi I-Mace juga akan menginformasikan secara real time setiap data ekspor yang diinput oleh pihak Karantina dan bisa diakses baik melalui komputer maupun android,” paparnya.

Lanjut Akhmad, kapanpun dan dimanapun Bupati Pasangkayu menginginkan data ekspor pertanian dan perkebunan, maka hal tersebut bisa langsung diakses melalui apalikasi I-Mace.

Aplikasi I-Mace merupakan salah satu bentuk komitmen peningkatan kerjasama antara Stasiun Karantina Pertanian dengan Pemkab Pasangkayu yang selama ini telah banyak melakukan kegiatan ekspor,” tandas Akhamd. (ndi/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *