Manakarra Fair ke-4, 60 Industri Lokal dan Nasional Akan Hadir

  • Whatsapp
Manakarra Fair ke-4, 60 Industri Lokal dan Nasional Akan Hadir
Salah satu penampilan seni tari pada ajang Manakarra Fair tahun 2018 di Anjungan Manakarra.

MAMUJU, SULBAR EXPRESS – Manakarra fair ke-4 segera dilaksanakan dengan nuansa yang baru dari tahun-tahun sebelumnya. Akan dilaksanakan pada tanggal 12 hingga 14 Juli 2019 di Anjungan Manakarra.

Pihak penyelenggara mengambil tema “Garuda” pada event Manakarra Fair tahun ini, didukung oleh Pemerintah Kabupaten Mamuju.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia Manakarra Fair Veronica Wijaya mengatakan Manakarra Fair tahun ini akan menggaet pelaku kreatif dari berbagai bidang seperti bidang industri fashion, makanan minuman, seni dan musik.

“Tahun ini ada sedikit berbeda karena kita melirik bidang E-sport khusus untuk game PUBGM dan MOBILE LEGENDS akan ikut meramaikan dalam Manakarra Fair,” kata Vero, Senin malam 8 Juli.

Ia menambahkan pihaknya mengambil tema Garuda karena melambangkan kesetiaan, kekuatan, keberanian dan kebajikan. Dimana pihaknya berharap Manakarra Fair dapat menjadi salah satu event icon Mamuju.

“Jadi nanti ada 60 industri lokal dan nasional ikut bergabung memeriahkan event ini. Sedangkan peserta E-sport banyak yang berdatangan dari kabupaten tetangga seperti Pinrang, Polewali, Majene, Parepare,” tambahnya.

Vero juga menyampaikan adapula penggiat seni tari dan musik yang terlibat di event ini, diperkirakan 1.000 orang yang didukung penuh oleh Dewan Kesenian Mamuju. Dimana bertujuan cultural show yang ditampilkan pada event ini untuk melestarikan, mengedukasi dan mengekspose kekayaan kesenian Mamuju.

“Kalau untuk pendaftaran tenant telah dibuka sejak tengah bulan Juni dan sudah ditutup. Sedangkan untuk pendaftaran E-sport masih terus dibuka sampai tanggal 11 Juli 2019 dan dapat menghubungi panitia E-sport PUBG Surya – 082377439897, Mobile Legend – 085342000245,” ungkap Vero.

Kadis Pariwisata Mamuju Usdi mengungkapkan diadakannya event Manakarra Fair karena daerah harus mempunyai daya tarik seperti wisata mulai dari aksesnya, fasilitas dan event.

“Makanya diadakan event ini supaya banyak yang datang ke Mamuju. Termasuk membuka ruang bagi para pelaku ekonomi di Mamuju, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi kita,” terangnya.

Selain itu, lanjut Usdi, dalam membangun pertumbuhan ekonomi Mamuju ada pemberdayaan masyarakat dan para pelaku usaha. Termasuk mampu membangun kerjasama dengan pihak lain.

“Ini juga akan menjadi akses komunikasi maupun pasar bagi para pelaku usaha yang ada di Mamuju. Sehingga event ini salah satu media strategis untuk mempromosikan produk-produk lokal karena semakin banyak orang ke Mamuju akan berdampak positif bagi semua elemen baik masyarakat, pengusaha dan pemerintah,” tandasnya. (hab/sol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *